MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Razia Pasca-Teror Bom, Polres Sragen Pergoki Pengedar Miras Lintas Provinsi

0 147

MURIANEWS.com, Sragen – Aparat Polres Sragen membekuk dua pelaku pengedar minuman keras (miras) ilegal yang beraksi lintas provinsi. Dua pelaku diamankan dalam sebuah razia yang digelar pascaperistiwa teror bom di Sukoharjo beberapa waktu lalu.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasar Narkoba AKP Joko Satriyo mengatakan, razia tersebut dilakukan pada Senin (3/5/2019) dini hari beberapa jam usai aksi teror di Sukoharjo. Razia ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi serupa yang masuk ke Sragen.

Namun dalam razia yang digelar di rest area daerah Masaran itu, polisi mencurigai adanya kendaraan yang diduga mengangkut minuman keras.

Kendaraan tersebut kemudian dihentikn dan diperiksa. Dalam pemeriksaan, petugas memergoki puluhan jeriken miras jenis ciu yang diangkut oleh mobil jenis L 300 bernomor polisi AD 8704 UF.

Pengemudi dan satu orang penumpang kemudian diamankan. Mereka yakni Tri Mulyanto (38) warga Demakan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, dan Ari Wibowo warga Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

“Ada 26 jeriken, masing masing berisi 30 liter, dengan total keseluruhan ada 780 liter disita. Moil L300 yang digunakan untuk mengangkut ciu itu juga kami amankan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, kedua tersangka mengakui mereka disuruh seseorang untuk mengirim ciu tersebut ke Kediri Jatim dengan ongkos Rp 1 juta.

“Pengakuannya mereka sudah sering mengirim ciu itu. Biasanya mengirim antara pukul 01.00-04.00 WIB,” ujarnya.

Mereka sengaja memilih dini hari untuk mengirim barang terlarang tersebut, untuk menghindari pemeriksan petugas di jalan. Saat ini, petugas juga masih melakukan pendalaman perkara peredaran miras tersebut. Baik itu pihak pengirim ataupun penerima atau pemesan ciu.

“Sementara dua pelaku dijerat dengan Perda Miras dan diagendakan untuk mengikuti sidang Pengadilan Negeri Sragen pada 10 Juni 2019 mendatang,” teranbgnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.