Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Diduga Depresi Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek 78 Tahun di Kudus Nekat Bunuh Diri

0 322

MURIANEWS.com, Kudus – Warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati dibikin geger, Selasa (4/6/2019) pagi tadi. Ngadino, kakek berusia 78 tahun ditemukan meninggal dunia dengan urat nadi terpotong dan masih memegang pisau di tangan kanan. Dugaan sementara korban diduga melakukan bunuh diri lantaran penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.

Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo mengatakan, telah terjadi orang meninggal dunia yang diduga Bunuh diri pagi tadi. Diketahui pria tersebut warga Desa Kutoarjo, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Puworejo yang tinggal di rumah keponakanannya di Desa Loran Wetan.

“Korban merupakan sebatang kara yang oleh keponakan ini diambil dari Purworejo untuk dirawat di Kudus selama ini,” katanya.

Ia mengatakan, kejadian itu pada hari Selasa pagi tadi. Saat itu sang keponakan curiga lantaran korban yang biasanya tiap malam bangun tidur membuat teh hangat tidak bangun saat kejadian.

“Setelah curiga sekitar sekitar pukul 07. 15 WIB. Keponakannya ini hendak membuka kamar korban namun kamar tersebut terkunci dari dalam, diketuk ketuk tidak dibuka,” jelasnya.

Karena penasaran, ia pun melihat dari ventilasi atas pintu. Ternyata korban dalam keadaan terlentang tak bergerak. Setelah turun selenjutnya ia membuka paksa pintu kamar.

“Korban dalam kondisi terlentang¬† tak bernyawa di kasur dan lantai terdapat darah membeku yang berceceran, dan terdapat pisau di bawah tangan kanan,” katanya.

Diduga korban bunuh diri dengan senjata tajam. Korban mengalami luka sayat kurang lebih 6 cm pada urat nadi tangan kiri.

“Informasinya dari keluarga sebelumnya korban mengalami penyakit darang tinggi dan sempat depresi,” tandasnya.

Pihak keluarga menerima dengan ikhlas kematian korban serta tidak menuntut autopsi. Saat ini korban pun sudah dimakamkan.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.