MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bom Bunuh Diri di Sukoharjo, Identitas Terduga Pelaku Terungkap

0 673

MURIANEWS.com, Sukoharjo – Ledakan bom bunuh diri mengguncang Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam. Seorang laki-laki yang yang diduga sebagai pelaku menjadi korban dalam aksi yang terjadi di pospam di Tugu Simpang Kartasura, Kabupaten Sukoharjo itu.

Saat ini identitas terduga pelaku sudah terungkap. Polisi menyebut, terduga pelaku bernama Rofik Asharudin (22) warga Kartasura, Sukoharjo.

Akibat ledakan itu, Rofik langsung tergeletak di depan pos polisi dengan luka yang sangat parah. Meski demikian nyawa Rofik masih selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

Kasus ini juga menjadi perhatian serius lantaran terjadi jelang Lebaran. Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Daniel juga langsung turun ke lokasi. Ia menyebut jika kasus bom bunuh diri ini merupakan serangan terhadap kepolisian.

“Ini serangan kepada petugas polisi dan ini bukan yang pertama. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir, tetap lanjutkan aktivitasnya. Kami tetap menjamin kelancaran pemudik,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (4/6/2019) subuh.

Terkait dengan ledakan tersebut, Rycko mengatakan satu orang menjadi korban yang juga diduga sebagai pelaku.

“Kami katakan sebagai pelaku karena bahan peledak yang meledak mengenai bagian tubuh korban. Saat ini pelaku dalam kondisi kritis di rumah sakit oleh kepolisian Polda Jateng dan Polres Kartasura,” ujarnya.

Baca: Terduga Pelaku Bom Kartasura Dipindah ke RS Bhayangkara Semarang

Ia juga menyebut, sat kejadian ada tujuh polisi yang memantau arus mudik. Empat petugas berada di dalam pos dan tiga polisi berada di dalam pos. Beruntung ledakan tak melukai para polisi itu.

Identitas lelaki yang terduga sebagai pelaku juga langsung terungkap. Polisi langsung melakukan penggeledahan di rumah terduga pelaku di Desa Wirogunan, Kartasura. Dalam penggeledahan itu, kapolda memastikan polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti.

“Dari hasil penggeledahan, memang menemukan barang-barang yang ada kaitannya dengan kejadian di TKP,” terangnya.

Menurut dia, barang yang diamankan di lokasi kejadian perkara harus dilakukan pemeriksaan yang teliti oleh tim penjinak bom dari Mabes Polri.

Penemuan barang bukti di rumah pelaku ini makin meyakinkan petugas dalam pembuktian.

“Pelaku terlibat jaringan apa baru bisa diungkap jika setelah dapat mengumpulkan semua bukti-bukti di TKP,” pungkasnya.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Antara

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.