MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jemput 10 Ribu Pemudik di Jakarta, Ganjar Ajak Upacara Hari Lahir Pancasila

0 1.118

MURIANEWS.com, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (1/6/2019) menjemput para pemudik asal Jateng di Jakarta dalam program mudik gratis. Sebanyak 10.781 warga Jateng mengikuti program ini.

Mereke diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII Jakarta. Namun sebelum bertolak menuju Jawa Tengah, Ganjar mengajak ribuan warga ini mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila.

Upacara digelar di lapangan parkir Museum Purna Bhakti. Upacara berlangsung santai namun khidmat, bahkan ada yang mengaku baru kali ini mengikuti upacara bendera setelah puluhan tahun tak ikut upacara.

“Tadi ada yang bilang sudah 20 tahun tidak ikut upacara bendera. Inikah luar biasa. Tadi dikasih aba-aba siap, malah leyeh-leyeh, diaba-aba istirahat di tempat malah jongkok. Tidak apa-apa, itulah cara mereka membuktikan kecintaan mereka kepada negara dan Pancasila,” katanya.

Ganjar Pranowo mengatakan di manapun tempat dan kondisinya semua warga negara Indonesia wajib mencintai Pancasila. Sebagai salah satu bukti cinta itu, meskipun hari ini bakal mudik ke Jawa Tengah, tapi tetap melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

“Inilah cara rakyat upacara memperingati hari Lahir Pancasila. Kita tidak peduli di manapun berada, kita buktikan kita mencintai Pancasila. Mau mudik pun kita merayakan hari lahir Pancasila. Inilah wong Jawa Tengah, jos gandos,” katanya.

Ganjar mengaku sudah meminta izin dari Mendagri untuk menggelar upacara bareng pemudik. Pasalnya, sesuai edaran upacara Hari Lahir Pancasila mestinya dilakukan di instansi pemerintahan.

“Saya juga telah bilang sama Mendagri saya akan upacara bareng pemudik, bareng rakyat yang mau pulang kampung. Karena bertepatan mau melepas pemudik,” katanya.

Ali Khomsun, salah satu pemudik asal Banyumas yang membawa istri dan dua anaknya yang mengaku sudah dua puluh tahun lebih tidak ikut upacara bendera.

“Kalau saya memang dua puluh tahun lebih tidak ikut upacara, rasanya ini senang dan gimana gitu, apalagi tadi ada nyanyi Garuda Pancasila,” katanya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.