Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Biar Tak Nyasar Saat Mudik ke Jateng, Jangan Lupa Pakai ALIP

0 88

MURIANEWS.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan seluruh komponen pemerintah siap menyambut para pemudik yang akan masuk ke Jateng. Meski demikian, Ganjar juga menyarankan para pemudik agar menggunakan aplikasi ALIP.

Aplikasi milik Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah itu bisa digunakan pemudik untuk memandu serta membantu para pemudik.

Melalui aplikasi itu, masyarakat bisa langsung chit chat dan ada visualisasisnya sehingga masyarakat bisa melihat langsung,” terangnya.

Menurut dia, melalui aplikasi itu, pemudik bisa mengakses seluruh informasi tentang jalan raya di Jateng. Termasuk mengenai kondisi terbaru melalui rekaman CCTV.

”Sehingga jalur-jalur di Jateng bisa terpantau secara real time, sehingga masyarakat bisa memilih beberapa alternatif,” ujarnya.

Berbagai layanan yang tersedia pada aplikasi tersebut. Seperti fasilitas live streaming, sosial media, CCTV sampai nomor pengaduan. Bahkan untuk CCTV ada 23 titik yang tersebar dari persimpangan Ajibarang, Banyumas, Kaliwiru, Semarang sampai Colomadu, Surakarta.

“Persiapkan secara optimal penyelenggaraan operasi agar lancar dan aman. Terus tingkatkan kewaspadaan sepanjang operasi. Jaga soliditas dan solidaritas. Hindari perilaku yang menciderai, lakukan dengan semangat,” katanya.

Ia juga meminta para pemudik yang akan pulang kampung ke wilayah Jateng, diimbau tidak perlu terburu-buru selama dalam perjalanan. Yang paling penting, untuk menyiapkan diri menghadapi arus mudik karena diprediksi masih terjadi kemacetan.

Menurut prediksi, lanjut dia, arus mudik tujuan Jateng pada tahun ini akan meningkat 11,5 persen dari tahun lalu. Di mana sebanyak 8,9 juta pemudik diprediksikan akan melintas di Jateng.

“Saya titip pesan untuk mengantisipasi sejumlah titik rawan, baik itu rawan kecelakaan, kemacetan, rawan longsor, titik banjir, pasar tumpah, SPBU dan sebagainya. Kalau perlu dipasang rambu-rambu dan juga petugas di setiap titik rawan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat mengatakan, Posko Terpadu Lebaran mulai difungsikan pada tanggal 29 Mei hingga 13 Juni 2019 mendatang. Pasukan akan ditempatkan di sejumlah titik sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Posko nantinya akan standby selama 24 jam. Kami kerahkan personel terbaik yang siap bertugas memberikan pelayanan selama arus mudik dan balik lebaran tahun ini,” ucapnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.