Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

8,9 Juta Pemudik Bakal Masuk Jateng, 24 Ribu Personel Pengamanan Dikerahkan

MURIANEWS.com, Semarang  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng memeperkirakan jumlah pemudik yang masuk ke Jateng mencapai 8,9 juta orang. Untuk membantu pengamanan selama mudik dan balik ini, puluhan ribu personel pengamanan dikerahkan di Jateng.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga meminta pemudik melakukan persiapan matang sebelum menempuh perjalanan menuju kampung halaman. Terlebih ketika masuk ke Tol Trans Jawa, persiapannya harus lebih matang.

“Begini, untuk soal tol (Trans Jawa), secara keseluruhan sudah siap ya. Karena sudah nyambung. Yang perlu kita antisipasi adalah pemudik yang kepingin mencoba tol (saat mudik). Siapkan batinmu, siapkan mentalmu, pulsanya harus ada, bensinnya cukup, siapkan makanan, obat-obatan. Dan kalau macet, siapkan cerita lucu, jangan cerita menyeramkan. Langsung share biar kita bisa bantu,” katanya.

Ganjar mengatakan, jumlah pemudik ke Jateng ada sekitar 8,9 juta orang, atau meningkat 11,6 persen dari tahun lalu. Jalan darat pun masih menjadi idola, dibandingkan laut maupun udara. Sehingga, Pemprov Jateng telah menyiapkan 185 unit bus dan tiga kereta api gratis.

Dari hasil pantauannya, jalur mudik wilayah selatan sepanjang 211,9 kilometer kondisinya bagus. Hanya saja, di jalur itu belum ada penerangan cukup, maupun rest area.

Pihaknya pun meminta kepada UKM yang ada di wilayah itu untuk membuka usahanya. Termasuk menyediakan tempat istirahat selama arus mudik dan balik agar dapat membantu pemudik mendapatkan kebutuhannya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menegaskan, sebanyak 24.405 personel akan dilibatkan dalam pengamanan itu. Jumlah tersebut terdiri dari 14.009 personel polisi, 1.569 personel TNI, dan instansi lainnya sebanyak 8.827 personel.

“Pengamanan mudik tidak hanya dilakukan di jalan tapi juga tempat wisata, tempat ibadah, pusat pembelanjaan, sampai penjagaan perumahan yang ditinggal mudik,” ujarnya.

Kapolda menerangkan bahwa nantinya salah satu titik krusial kemacetan mudik tahun ini diperkirakan terjadi di exit tol Brebes Barat. Hal tersebut karena berakhirnya one way di Km. 262, perindahan dari jalur A ke B, dan bertemunya arus dari arah barat dan timur di Km. 262 pada jalur B. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...