Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sinergikan Kebijakan Publik, LPKP NU Kudus Kumpulkan Caleg DPRD Terpilih

0 164

MURIANEWS.com, Kudus – Lembaga Pengembangan Kebijakan Publik (LPKP) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kudus menggelar pertemuan sekaligus musyarawah dengan para wakil rakyat terpilih, Senin (27/5/2019) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan kebijakan publik DPRD dengan NU Kabupaten Kudus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, 26 anggota DPRD baik Kabupaten Kudus dan DPRD Jawa Tengah yang terpilih periode 2019-2024. Selain itu juga turut hadir KH Ulil Albab Arwani Rois Syuriah yang sekaligus memberikan pengarahan kepada puluhan wakil rakyat terpilih tersebut.

KH Ulil Albab Arwani dalam pengarahannya memberikan beberapa hal kepada anggota DPRD yang terpilih tersebut. Ia menyampaikan dengan keterpilihannya menjadi anggota DPRD itu patut untuk bersyukur. Karena menurutnya, hal itu sebagai bentuk ridho Allah.

“Banyak yang sudah usaha tapi tidak berhasil. Kita usaha dan diridhoi oleh Allah sehingga  berhasil seperti sekarang. Maka dari itu nikmat ini harus dilaksanakan dengan sesungguh-sungguhnya,” terangnya.

Ia juga bepesan kepada para anggota DPRD yang terpilih agar betul-betul melaksanakan amanah rakyat. Jangan sampai untuk berbuat yang tidak baik. Karena sebagai anggota DPRD Kudus utama harus berbuat baik.

“Perintah Allah, Allah mencintai orang yang berbuat baik. Sebagai umat Islam harus melaksanakan kebaikan. Jangan sampai ada niat kalau melaksanakan tidak baik,” pintanya.

Ketua Lembaga Pengembangan Kebijakan Publik NU Kabupaten Kudus Mukhasiron mengatakan, kegiatan ini merupakan gagasan pertama NU Kabupaten Kudus. Kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan kebijakan publik oleh DPRD dengan kebijakan NU Kabupaten Kudus.

“Yang punya kompetisi Bupati dan DPRD. Dimana potensi NU yang ada di DPRD itu banyak. Itu kami sinergikan bukan hanya PKB tapi semua kader NU yang tersebar di berbagai partai,” ujarnya.

Ia mengatakan, DPRD dengan NU Kabupaten Kudus memiliki hal yang sama. Yakni sama-sama mengurusi rakyat. Sehingga dalam hal ini perlu disamakan adalah kebijakan untuk rakyat.

“Ke depan kami juga menggagas mengusulkan perda kepada para wakil rakyat. Sehingga ini sinergi dengan apa yang dibutuhkan oleh rakyat,” paparnya.

Sementara itu, salah satu peserta yang juga Ketua DPRD Kudus Ahmad Yusuf Roni mengapresiasi kegiatan tersebut.  Karena menurutnya, NU ini sebagai induk organisasi di DPR. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, kedepan mencoba untuk menyamakan persepsi sesama kades dari NU.

“Oleh karena itu, ke depan bagaimana kebijakan publik ini bisa selaras apa yang menjadi tujuan dari NU. Bahwa kita harus menjaga NKRI, kita harus membentuk masyarakat yang toleransi. Hal-hal seperti ini yang ada sejak zaman dahulu agar tetap dijaga,” imbuhnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.