Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kepala Daerah di Jateng Dukung Polisi Tangkap Aktor Intelektual Kerusuhan Jakarta

0 1.531

MURIANEWS.com, Semarang – Gubernur Ganjar Pranowo bersama bupati-wali kota di Jawa Tengah menyatakan mendukung aparat penegak hukum mengusut tuntas kerusuhan pasca pemilu 2019 di Jakarta.

Tak hanya kepala daerah, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) Se Jateng juga menyuarakan hal yang sama. Pernyataan ini disampaikan usai rakor forkompinda Jateng di Hotel patrajasa Semarang, Jumat (24/5/2019) malam.

Ada enam pernyataan sikap yang dibacakan Ganjar. Poin inti dari pernyataan sikap itu antara lain menjaga keutuhan NKRI, menciptakan iklim politik nasional yang kondusif, mengobarkan semangat kebersamaan, mendukung para elit politik untuk bersatu dan mengusut tuntas kerusuhan pasca pemilu.

“Hari ini kami berkumpul bersama jajaran Forkopimda Jateng, bersama TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan partai politik untuk menyatakan sikap. Bahwa Jawa Tengah mendukung upaya-upaya mewujudkan situasi aman, damai dan sejuk pasca pemilu di Indonesia,” ucap Ganjar.

Ganjar mengatakan, sebenarnya dunia internasional sudah mengakui bahwa pemilu di Indonesia berjalan lancar. Meskipun rumit, pelaksanaan pemilu berjalan sesuai yang diharapkan.

Dan, ketika KPU mengumumkan hasil pemilu, dan pasangan Prabowo-Sandi menyatakan akan menempuh jalur ke MK, menurutnya sudah sesuai. Namun ternyata di lapangan masih ada yang bergerak melakukan aksi-aksi yang menimbulkan kerusuhan.

“Maka saya menyebut pasti ada Sengkuni-Sengkuni yang berada di belakangnya. Hari ini, kami Forkopimda Jateng mendorong Aparat Penegak Hukum tegas, dengan mengusut dan menangkap provokator dan aktor intelektual kerusuhan pemilu,” tegasnya.

Dengan ketegasan itu, maka nantinya akan terkuak satu persatu, siapa yang bermain dalam kerusuhan tersebut.

Ganjar juga mengajak seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang merusak. Semua masyarakat harus menghormati hasil pemilu 2019. Pihaknya juga mendukung semua persoalan pemilu diselesaikan melalui jalur konstitusional.

“Kepada para elit politik, pimpinan partai politik, tokoh agama dan tokoh masyarakat, saya harap agar tidak memberikan pernyataan-pernyataan yang provokatif demi perdamaian bangsa ini,” paparnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.