Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Grup Li Maa Man 2 Kudus Siap Tampil di Final Dakwah Syiar Anak Negeri di Jakarta

MURIANEWS.com, Kudus – Grup “Li Maa” dari MAN 2 Kudus menjadi finalis di ajang lomba dakwah melalui Syiar Anak Negeri yang diselenggarakan Metro TV bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. Li Maa yang merupakan perwakilan dari Jawa Tengah akan tampil di babak final bersama dua grup lainnya, Sabtu (25/5/2019) malam nanti.

Guru pembimbing grup Li Maa Widya Ningrum mengaku siap untuk tampil di babak final malam nanti. Saat ini ia pun tengah menyiapkan beberapa persiapan.

Persiapan yang paling penting adalah membentuk sebuah konten yang terbarukan. Artinya, konten sesuai denga tema yang aktual dan harus sesuai dengan problem yang dihadapi remaja dan bagaimana menuangkan ide-ide cemerlang sebagai sebuah pergerakan atau solusi.

”Retorika bahasa dakwah harus bagus, menukik, dan menyentuh.  Ayat-ayat Alquran yang gunakan sebagai dasar juga harus tepat.  Yang tak kalah penting adalah kreativitas dan perform yang mereka bentuk harus menarik termasuk koreografinya,” katanya.

Ia pun berharap malam nanti, mereka akan tampil dengan memadukan potensi mereka. Apalagi, para personel Li Maa, memiliki ragam potensi.

”Nanti malam saya prediksi mereka akan tampil menggunakan opera mini, gitar, dakwah, tilawah, bahasa Jawa, dan nyanyi. Harapan saya, nanti mlm mereja bisa memberikan kejutan yang terbarukan,” jelasnya.

Widya menambahkan, grup Li Maa merupakan grup yang terbentuk atas dasar ragam potensi yang dimiliki oleh siswa-siswi MAN 2 Kudus. Mereka memiliki keterampilan dan ciri khas masing-masing yang sama-sama menonjol di bidangnya.

Ada yang juara singer, speech competition, puisi, dakwah dan ahli musik. Berawal dari ragam keterampilan yang mereka miliki, ada keinginan untuk memadukannya dalam keterampilan berdakwah yang menarik.

”Mengajak masyarakat melakukan kegiatan-kegiatan positif, menghindari perbuatan yang merugikan. Mereka berpikir, dengan kolaborasi musik, puisi, nasid dan accapella, ajakan mereka akan lebih menyentuh, menarik, dan lebih tepat, khususnya bagi kaum remaja,” tambahnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...