MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Doa Bersama Semua Tokoh Jepara Digelar di Mapolres Jepara

0 88

MURIANEWS.com, Jepara- Tokoh-tokoh Jepara menghadiri acara doa bersama yang digelar di Mapolres Jepara, Rabu (22/5/2019) petang. Semua tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik dan pejabat pemerintahan Jepara hadir dalam kesempatan ini.

Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi menyebut kegiatan tersebut merupakan malam yang luar biasa bagi masyarakat Jepara. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiasi yang dilakukan oleh Polres Jepara ini.

Pemilu di Jepara menurut Dian Kristiandi telah berjalan dengan kondusif, aman dan lancar di Jepara. Sehingga tidak perlu ada persoalan seperti yang saat ini berlangsung di Jakarta. Pihaknya sangat bangga karena pada akhirnya semua pihak yang berkaitan dengan Pemilu di Jepara bisa berkumpul bersama, berdoa dan terus menebarkan semangat persatuan.

“Kami sangat yakin, hal yang seperti ini bisa menjadikan damai. Selain itu juga memberi harapan bagi Jepara. Warga Jepara, semuanya menyadari bahwa pemilu sudah dijalankan dengan baik dan benar, untuk menyalurkan haknya,” ujar Dian Kristiandi.

Sedangkan Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman, menegaskan, kegiatan doa bersama sekaligus berbuka puasa, ini memberikan bukti bahwa Jepara luar biasa. Semua pihak hadir termasuk relawan dan partai-partai pengusung di Pemilu 2019.

Rangkain demokrasi dalam Pemilu 2019 sudah dilalui dengan baik di Kabupaten Jepara. Persatuan dan kesatuan disadari betul oleh masyarakat Jepara menjadi bagian penting. Apa yang terjadi di Jakarta saat ini menjadi keprihatinan bersama, dan diharapkan bisa segera berakhir damai.

“Di Jepara, masyarakat menunjukan komitmen kebangsaan yang sebenarnya. Semoga ini bisa menjadi isnpirasi untuk semua pihak,” ujar AKBP Arif Budiman.

 

Polres Jepara sendiri yakin, apa yang terjadi di ibukota tidak akan melebar ke Jepara. Pihaknya sudah melakukan Apel Konfidensi dengan TNI dan Pemerintah Daerah Jepara. Tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh politik juga sudah diajak berkordinasi. Mereka diharapkan bisa menjadi perekat bagi persatuan dan kesatuan.

Sementara itu, ustaz Ahmad Fajar Indad, Lc., yang didaulat menjadi pembicara dalam kesempatan ini mengingatkan kepada seluruh warga untuk selalu meneguhkan kesatuan dan persatuan. Ahmad Fajar yang bersekolah di Suriah menyatakan, apa yang saat ini terjadi di Indonesia sangat mirip dengan apa yang terjadi di Suriah, sebelum pecah.

Dikatakan oleh Ahmad Fajar, di Suriah awalnya orang berdemontrasi di masjid-masjid. Lalu kemudian ada kerusuhan, hingga berkembang luas hingga tidak bisa tertangani lagi. Hoax dan ucara kebencian di media sosial menjadi satu hal yang akhirnya mempercepat terjadinya perpecahan di Suriah.

“Karena itu saya mengajak untuk berhati-hati dalam menggunakan medsos. Disaat kita harus bisa menjaga mulut, saat ini kita juga dituntut untuk bisa menjaga jari-jari tangan kita. Jangan menjadi distributor atau kontributor hoaks,” ujarnya memberikan pernyataan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.