MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

UMKM di Jateng Didorong Agar Kantongi Sertifikasi Halal

0 42

MURIANEWS.com, Semarang – Pemprov Jawa Tengah tengah getol mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produk mereka dengan sertifikasi hal. Dengan ini maka, produk-produk unggulan asal Jateng akan semakin dipercaya konsumen karena kualitasnya terjamin.

Label halal ini tak hany untuk produk makanan saja, tetapi juga di luar makanan. Termasuk dalam proses produksi.

“Halal itu bukan hanya soal keterkaitan agama tertentu, namun juga proses produksinya benar, barang dan produknya berkualitas dan terjamin,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (22/5/2019).

Dengan label halal menurut dia, konsumen akan merasa terlindungi. Sebab, produk yang dikonsumsinya terjamin kualitasnya serta memenuhi syarat dalam produksinya.

“Jadi merasa aman, sehat karena semua prosesnya dilakukan dengan benar,” paparnya.

Sertifikasi halal pada produk UMKM, tidak hanya penting bagi masyarakat muslim saja. Karena bagi nonmuslim, sertifikat halal itu juga memberikan jaminan kesehatan bagi mereka.

”Karena adanya jaminan semua proses dilakukan secara sehat dan benar. Misalnya makan ayam goreng, kalau sudah bersertifikat halal itu tidak mungkin ayam tiren dan prosesnya tidak higienis. Sehingga dengan sertifikasi halal itu, semua konsumen baik muslim maupun non muslim mendapatkan manfaatnya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Ema Rachmawati mengatakan sertifikasi halal pada produk baik makanan, minuman, fashion dan lain sebagainya saat ini sedang menjadi tren. Di kalangan masyarakat, penggunaan produk halal menjadi pilihan hidup dan banyak diburu.

“Untuk itu, kami terus berupaya menjadikan pelaku UMKM Jateng mengurus sertifikasi halal. Kami sudah bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng untuk mendukung program ini,” kata dia.

Selain menyediakan produk yang terjamin kehalalannya, lanjut Ema, sertifikasi halal juga menjamin masyarakat untuk mendapatkan produk yang jelas kualitasnya.

“Sehingga, produk halal dipastikan berkualitas karena cara yang digunakan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Dia menyebutkan, di Jateng hingga saat ini sudah ada 507 pelaku UMKM yang memiliki sertifikat halal. Tahun 2019 ini, ditargetkan akan ada penambahan 150 sertifikat halal lagi.

Mulai tahun depan, setiap tahun pihaknya menargetkan ada 300-500 UMKM yang mendapat sertifikat halal dari MUI.

Sebagai upaya menyosialisasikan pentingnya sertifikasi halal, pihaknya menggelar Festival Halal yang dihelat rutin tiap tahun. Kali ini, Festival Halal dengan tema “Halal is May Life” digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja mulai 22-24 Mei 2019 mendatang.

Sebanyak 47 stan yang terdiri dari 23 UKM baik makanan atau minuman halal, 13 UKM fashion, 5 BUMN, pihak swasta dan instansi terkait.

“Semoga dengan festival ini, masyarakat juga para pelaku UMKM semakin teredukasi akan pentingnya sertifikasi halal,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.