MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pusat Gempa Terjadi di Jepara, Desa Pule Rasakan Guncangan Paling Keras

0 2.817

MURIANEWS.com, Jepara – Masyarakat Jepara dikagetkan dengan terjadinya peristiwa gempa bumi tektonik, Rabu (22/5/2019). Kejadian yang berlangung sekitar jam 11.22 WIB ini, menjadi perbincangan hangat masyarakat Jepara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdianto membenarkan hal ini. Gempa tersebut memang sempat dirasakan oleh banyak warga di Jepara.

Pihaknya juga sudah melakukan beberapa langkah antisipasi terkait berbagai kemungkinan yang bisa terjadi.

Informasi dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Semarang, kekuatan gempa yang terjadi berkekuatan 4,2 dalam Skala Richter (SR). Pusat gempanya disebutkan berada di 6.69 LS, 110.78 BT. Atau jika ditracking dengan goggle map, lokasinya berada di sekitar Mayong.

“Gempa ini dirasakan oleh sebagian masyarakat Jepara. Kemudian juga di Kudus dan Pati. Kami masih terus melakukan penggalian informasi terkait dampaknya di Jepara,”katanya.

Dari hasil koordinasi dengan Camat Mayong, BPBD Jepara sementara mendapatkan laporan bahwa di Desa Pule, Kecamatan Mayong, dampak gempa dirasakan cukup keras.

Di Desa ini, beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan meskipun dalam kategori ringan. Genting pada bagian atap di beberapa rumah dilaporkan sempat jatuh akibat guncangan gempa yang terjadi.

Atas kejadian ini, Arwin kembali mengingatkan kepada masyarakat Jepara, bahwa ancaman Gempa di Kabupaten Jepara adalah nyata. Karena itu diperlukan sebuah sikap tepat untuk menghadapinya.

Baca: 

Masyarakat Jepara harus mulai sering diajak untuk melakukan simulasi penanganan gempa bumi. Kemudian, untuk semua bangunan-bangunan yang ada, sudah harus mulai disesuaikan tekhnologinya agar tahan gempa.

“Lebih dari itu, kami minta masyarakat bisa tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaannya. Kami berharap segera dilaporkan jika memang ada dampak yang timbul dari kejadian ini,” tambah Arwin Noor Isdianto.

Umaroh, Bagian Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang juga membenarkan jika pusat gempa terjdi di Jepara.

”Terjadi 14 km barat laut Kudus. Jika dilihat dari lokasinya ini berada di Jepara. Dan gempanya berada di darat,” terangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.