Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Berbagi Keceriaan, Keluarga Besar Yusuf Wartono Buka Bareng dan Santuni Ratusan Anak Yatim di Kudus

0 115

MURIANEWS.com, Kudus – Keluarga besar Yusuf Wartono menggelar buka bersama dan santunan kepada ratusan anak yatim di Kabupaten Kudus. Acara rutin itu digelar di United Futsal Stadium, Kudus, Senin (20/5/2019).

Dari pantauan di lapangan, mulai pukul 16.30 anak-anak yatim mulai berdatangan. Terlihat wajah senang gembira terpancar di wajah para anak yatim tersebut.

Salah satu anak yatim Mada asal Desa Golantepos, Kecamatan Mejobo mengaku senang mendapatkan santunan. Ia berharap semoga acara seperti ini terus diadakan.

“Senang, tadi sama teman dari Desa Golantepos, Kecamatan Mejobo.Saya harap acara seperti ini sering diadakan,” harapnya.

Keluarga besar Yusuf Wartono menggelar buka bersama dan santunan kepada ratusan anak yatim di Kabupaten Kudus di United Futsal Stadium Kudus, Senin (20/5/2019). (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji)

Ketua Lazisnu Kudus Kiai Syahroni Suyanto yang mengisi tausiah pun menyampaikan beberapa hal kepada anak yatim. Ia menyampaikan tentang tata cara berwudlu yang baik dan benar.

Menurutnya, tata cara berwudlu itu ada enam cara. Pertama harus didasari dengan niat. Kedua yakni membasuh muka. Ketiga membasuh kedua tangan sampai siku-siku. Keempat mengusab setengah kepala. Lalu kelima membasuh kedua kaki. Serta keenam, tertib yang artinya berurutan.

“Itu tata cara yang benar dan baik mengenai berwudlu,” katanya kepada ratusan anak yatim.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada ratusan anak yatim untuk raji mengajin. Sebab, anak-anak sekarang mulai meninggalkan belajar mengaji. Oleh karena itu, ia mengajak para anak yatim untuk rajin dan tekun mengaji.

“Mari adik-adik semua harus sregep yang ngaji,” ajaknya.

Sementara itu, Deka Hendratmanto perwakilan dari keluarga besar Yusuf Wartono mengatakan, kegiatan santunan tersebut digelar selama tiga hari. Yakni mulai hari Senin kemudian berlanjut hari Rabu, dan terakhir hari Jumat mendatang.

“Untuk pesertanya ada 300 peserta anak yatim rumahan non panti di seluruh Kabupaten Kudus,” tambahnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.