Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Perlintasan KA Ganepo Demak Jadi Perhatian Serius di Musim Mudik

0 87

MURIANEWS.com, Demak – Polres Demak sudah memetakan jalur rawan kecelakaan dan kemacetan di daerah ini. Terutama di jalur-jalur utama yang bakal dilintasi pemudik.

Bahkan Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar bersama sejumlah pejabat Polres Demak, beberapa waktu lalu turun langsung untuk melakukan pemantauan jalur mudik.

Salah satunya di wilayah Kecamatan Mranggen, di mana di daerah tersebut terdapat perlintasan kereta api yang rawan menyebabkan kemacetan dan kecelakaan. Yakni perlintasan kereta di Ganepo.

“Kami melakukan survei jalan arus lalu lintas, kemacetan dan kerawanan yang lainnya, terutama di area perlintasan kereta api di Ganepo, Mranggen ini,” kata Arief.

Di titik ini nantinya akan didirikan pos pengamanan dengan penempatan personel yang akan melakukan pengaturan lalu lintas. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PT KAI terkait jadwal kedatangan dan pemberangkatan kereta.

“Di perlintasan Ganepo ini setiap 12 menit kereta api lewat, otomatis nanti ada kendaraan yang menunggu selama palang pintu itu tertutup. Karena itu kita perlu mengatur atau rekayasa lalu lintas. agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” terangnya.

Kapolres menambahkan, guna mengantisipasi kemacetan pihaknya akan membuat rekayasa jalan dengan menempatkan cone barrier atau pembatas median di tengah jalan. Sehingga pengendara tidak mengambil jalur yang lain, pada saat menunggu antrean kereta api lewat atau menunggu palang pintu itu dibuka.

“Kami juga akan membuat barikade pembatas antara pasar yang nanti digunakan oleh masyarakat dengan jalan yang ada rel kereta apinya,” ujar kapolres.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang mudik dan balik dari arah Semarang melewati Mranggen, Karangawen, Kebonagung, Grobogan dan Blora agar memahami daerah mana saja yang pasti akan terjadinya kemacetan.

“Tidak perlu memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, tidak perlu terburu-buru yang terpenting bisa selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.