MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pastikan Mudik Aman, Ganjar Keliling Jalur Alternatif Pakai Motor Sport

0 195

MURIANEWS.com, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memastikan seluruh jalur di provinsi ini siap menyambut pemudik Lebaran 2019. Tak hanya jalur utama nasional, jalan tol dan alternatif pun dipastikan siap.

Untuk memastikan hal ini, Sabtu (18/5/2019) Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turun langsung untuk memeriksa. Gubernur berambut putih ini sore tadi mengkhususkan mengecek jalur alternatif Semarang-Magelang via Kopeng, Salatiga.

Untuk memeriksa jalur ini, Ganjar dan rombongan tak menggunakan mobil, melainkan motor. Ia memilih menggunakan motor sport keluaran pabrikan Kawasaki.

Motor dipilih Ganjar karena diperkirakan masih banyak pemudik yang menggunakan sepeda motor. Meskipun sebenarnya alat transportasi itu tak disarankan untuk perjalanan jauh termasuk untuk mudik.

Dengan menggunakan sepeda motor, Ganjar bisa merasakan langsung jalan alternatif itu. Mana titik jalan yang masih nggronjal (berlubang), titik macet, termasuk kesiapan rambu penunjuk jalan.

Ganjar dan rombongan berangkat dari kediaman di Puri Gedeh pada pukul 14.30 WIB. Rombongan bergerak melewati Semarang-Kabupaten Semarang, Salatiga-Kopeng hingga tembus Magelang pada pukul 16.00 WIB.

“Jalur alternatif tadi lumayan bagus, meskipun memang masih ada perbaikan kecil di sejumlah titik, namun yang jelas jalur ini sudah siap dilalui pemudik,” kata Ganjar.

Selama inspeksi dari atas motor itu, Ganjar menyebut rambu-rambu sudah terpasang. Selain itu, di titi-titik rawan dan gelap juga sudah terpasang “mata kucing” yang bisa berpendar di kegelapan.

Jalur alternatif itu pun menurut dia, sudah cukup layak dan bisa dimanfaatkan pemudik, jika terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama. Jika di jalur alternatif lain terdapat kerusakan, Ganjar juga telah memerintahkan bupati/wali kota yang ada jalur alternatifnya untuk melakukan percepatan perbaikan.

Selain itu, seluruh proyek perbaikan jalan di provinsi ini harus berhenti pada H-10 Lebaran, agar tak mengganggu arus lalu lintas.

“Jika ada lubang-lubang kecil, saya perintahkan ditambal dulu. Kalau ada jalan yang melintas di daerah darurat dan membutuhkan penerangan, saya perintahkan dipasang penerangan portable,” terangnya.

Tak hanya jalur alternatif, para pemerintah daerah juga diminta mengantisipasi titik-titik kemacetan jalan. Sejumlah tikungan, pasar tumpah, antrean di SPBU harus diatur untuk menghindari penumpukan kendaraan.

“Selain itu, sejumlah pintu-pintu keluar tol juga harus mendapat perhatian, mengingat dengan adanya tol ini, diprediksikan mayoritas pemudik akan menggunakan jalur tol itu,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Satriyo Hidayat juga memastikan sejumlah jalur alternatif di Jateng sudah disiapkan dengan baik.

Pada Lebaran tahun ini, diperkirkan jumlah pemudik meningkat 16 persen dari tahun sebelumnya dengan prediksi sekitar 8,6 juta pemudik. Puncak arus mudik tahun ini diprediksi terjadi pada H-5 atau pada hari Jumat (31/5/2019).

Dari jumlah itu, sebanyak 5,6 juta adalah pemudik menggunakan mobil pribadi. Diprediksikan pengguna mobil pribadi akan memilih jalur tol dibanding jalur pantura.

“Dari 5,6 juta mobil itu, diprediksikan akan menggunakan jalan tol sebanyak 40 persen. Ini data dari Litbang Kementerian Perhubungan, sehingga harus dilakukan antisipasi,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

HUT ke-293 Grobogan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.