MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ramadan, Peredaran Daging Impor di Kudus Diawasi 

0 100

MURIANEWS.com, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus terus memantau penyebaran daging impor yang ada di pasar-pasar Kota Kretek. Pasalnya, penjualan daging impor, terutama daging kerbau impor hampir merata di sejumlah pasar besar di Kota Kudus.

Kasi Produksi dan Kesehatan Ternak Bidang Peternakan pada Dinas Peternakan dan Perdagangan Kudus, Sidi Pramono menjelaskan, kebanyakan daging impor yang beredar di pasaran adalah daging kerbau asal India. Dengan jumlah sekitar puluhan hingga ratusan kilogram perhari.

“Kebanyakan memang dari India,” ujarnya.

Pemantauan dilakukan dengan tujuan mencegah daging tak layak konsumsi menyebar di pasaran dan dikonsumsi warga Kudus. Mengingat peminat daging kerbau di Kota Kretek sangatlah tinggi. Terutama pada sektor kuliner.

“Wisatawan sebentar lagi padati Kudus, kami tak ingin hal tersebut terjadi,” lanjutnya.

Selain daging mentah, pengecekan kesehatan hewan ternak hidup di Pasar Hewan juga dilakukan. Inspeksi-inspeksi ke sejumlah pasar untuk pantauan lapangan juga terus digalakkan secara berkala. Setidaknya sampai menjelang lebaran.

Pengambilan sampel daging di sejumlah pasar pun telah dilakukan. Sampel akan di uji pada laboratorium produk pangan asal hewan (PAH) hingga minggu depan. Pengambilan sampel di Pasar Bitingan, Pasar Kliwon, Pasar Baru (Kota), dan Pasar Jetak.

“Sejauh ini belum kami temukan adanya tercemar atau mengandung penyakit,” tandasnya.

Semetara di lapak milik Ibu Umam di Pasar Jekulo, harga daging kerbau impor kemasan 8 ons dijual dengan harga Rp 65 ribu. Untuk harga per kilogram Rp 80 ribu. Sedang daging kerbau lokal harganya Rp 115 ribu per kilogram.

“Kami menjual sesuai harga eceran tertinggi (HET),” ucapnya.

Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus memastikan ketersediaan daging di pasar Kudus aman hingga lebaran. Permintaan selama puasa ramadan tahun 2019 juga terpenuhi.

Kebutuhan daging sapi dan kerbau mencapai 213.998 kilogram. Sedang ketersediaannya mencapai 227.438 kg per hari.  Untuk daging kambing/domba, kebutuhan pasar berada di nominal 39.562 kilogram. Sedang stoknya 53.337 kilogram.

Untuk daging ayam, permintaan sebesar 918.268 kilogram di pasar. Sedang untuk stoknya berada di angka 975.941 kilogram. Serta telur ayam ras kebutuhannya 433.544 kilogram, dengan stok mencapai 780.637 kilogram.

Sedang untuk kebutuhan lebaran/syawalan lebih besar. Untuk daging kerbau/sapi kebutuhan 790.999 kilogram, ketersediaannya 840.678 kilogram. Untuk kebutuhan daging kambing/domba 146.232 kilogram tersedia 197.151 kilogram, daging ayam 1.815.666 kilogram tersedia 1.929.701 kilogram, serta telur ayam ras dari kebutuhan 750.365 kilogram tersedia 1.320.626 kilogram.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.