MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

3 Korban Pembacokan di Jepara Sudah Lewati Masa Kritis

0 654

MURIANEWS.com, Jepara – Kasus pembacokan yang dilakukan oleh Suwarno (54) warga Mayong Lor, Jepara, terhadap adik ipar dan dua keponakannya masih terus ditangani. Tiga orang korban, yang sejak usai kejadian ditangani di RS PKU Muhamadiyah Mayong, kondisinya mulai menunjukan perkembangan positif.

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibawa menyatakan, dari tiga orang korban, satu orang sudah pulang untuk menjalani rawat jalan. Sedangkan dua orang lainnya masih dirawat di ruang ICU.

Korban Syukurul Wuafi (29) yang mengalami luka pada bagian punggung sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan dua korban yang masih dirawat di ruang ICU adalah Tiwi Rejekiah (23) dan Dukanah (48).

Syukurul Wuafi dan Tiwi Rejekiah merupakan anak dari pasangan Dukanah dan Suwono (52). Suwono sendiri adalah adik kandung dari pelaku pembacokan.

“Korban Syukurul Wuafi sudah pulang ke rumah, mejalani rawat jalan. Sedangkan dua orang lain masih harus dirawat di ruang ICU,” ujar AKP Mukti Wibawa.

Meskipun masih dirawat di ruang ICU, namun kondisi kedua korban disebutkan sudah membaik. Dari keterangan pihak RS PKU Muhamadiyah, disebutkan bahwa mereka sudah melewati masa kritis akibat luka-luka yang dideritanya.

Baca juga:

Dukanah mengalami luka-luka serius pada bagian kepalanya. Sedikitnya ada 3 buah luka di kepala bagian atasnya. Semua akibat sabetan parang yang dilakukan oleh pelaku.

Sedangkan Tiwi Rejekiah, mengalami lula pada lengan sebelah kiri dan kepala atas. Semuanya akibat bacokan senjata tajam yang dilakukan oleh pelaku.

“Kami berharap semua korban segera membaik kondisinya. Sehingga penyelidikan kasus ini bisa dilakukan dengan lebih detail lagi,” ujar AKP Mukti Wibawa.

Diduga karena merasa tidak diperhatikan dan jengkel, Suwarno (54) nekat melakukan pembacokan terhadap tiga orang kerabatnya sendiri.

Kejadian ini berlangsung pada Kamis (16/5/2019) dan mengejutkan banyak pihak.  Usai mengamuk dengan parang dan sabit, akhirnya pelaku berhasil diamankan.

Saat itu pelaku mengunci diri di dalam kamarnya, hingga akhirnya dengan mudah diringkus oleh aparat Polisi.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.