Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Keroyok dan Bacok Pemuda Juwana, Pria Ini Diseret Polisi

0 7.897

MURIANEWS.com, Pati – Kiswoyo, warga Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Pati, diseret aparat Polsek Juwana. Ia diduga kuat sebagai salah satu pelaku pengeroyokan dan pembacokan terhadap Andi Fibriyanto (26) warga Desa Karang, Kecamatan Juwana, beberapa waktu lalu.

Kapolsek Juwana Eko Pujiono mengatakan, Kiswoyo adalah pelaku utama dalam pengeroyokan tersebut. Setelah dimintai keterangan, Kiswoyo pula yang melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan pedang.

“Pelaku tidak hanya satu, tetapi diduga ada empat orang. Hanya saja, tiga yang lainnya, yakni Endi Riyan, Dwi Basuki dan Albart masih dalam daftar pencarian orang (DPO),” katanya, Jumat (17/5/2019).

Ia menyebut, kasus pengeroyokan ini terjadi pada 13 Mei 2019 lalu, sekitar pukul 03.00 WIB. Lokasinya di sebuah tempat kos di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana.

Pada saat itu, datang sekelompok orang dengan mengendarai sepeda motor yang langsung turun dan memukuli korban secara berulang-ulang.

Bahkan salah satu pelaku membacok korban dengan menggunakan sebilah pedang yang mengenai punggung sebelah kiri korban. Akibatnya korban mengalami luka robek dan berdarah di bagian punggung sebelah kiri.

Setelah berhasil melukai korban, para pelaku kemudian pergi. Kemudian salah seorang warga yang melihat korban, langsung membawanya ke RS Budi Agung Juwana untuk mendapatkan pertolongan. Sementara sebagian warga lainnya melaporkan ke polisi.

Mendapat laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan kepada saksi. Petugas juga mengorek informasi untuk mencari identitas pelaku.

“Setelah diketahui, kami kemudian mencari keberadaan pelaku. Tepat pada hari ini, sekira pukul 05.00 WIB tim kami melakukan penangkapan dan mengamankan pelaku di kos wilayah Tlogosari, Semarang,” tegasnya.

Atas perbuatannya itu, penyidik Polsek Juwana bakal menjerat dengan pasal berlapis. Selain pasal 170 KUHP tentang tindak pidana kekerasan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun enam bulan, tersangka juga dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.