Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ternyata Ini Motif Pria di Jepara Tega Bacok 3 Kerabatnya

0 1.853

MURIANEWS.com, Jepara – Polres Jepara masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus pembacokan yang dilakukan oleh Suwarno (54), warga Desa Mayong Lor, Jepara, terhadap tiga kerabatnya, Kamis (16/5/2019) kemarin. Pada perkembangan terakhir, pelaku diduga merasa rasa sakit hati terhadap para korban.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman menyatakan, dari pendalaman yang dilakukan, pelaku merasa tidak diperhatikan saat sakit. Belum lama ini, pelaku memang menderita sakit hernia, dan harus dilakukan operasi. Pada masa inilah, korban merasa tidak diperhatikan.

Selain itu, pelaku juga mendengar dirinya akan diracun oleh para pelaku, sehingga tidak merepotkan keluarga mereka.

Namun pelaku tidak bisa menyebutkan dari masa informasi seperti itu didapatkannya. Dari semua itu, pelaku merasa sakit hati dan akhirnya melakukan tindakan kekerasan tersebut.

“Pada saat sakit merasa tidak diperhatikan dan disepelekan, akhirnya terakumulasi dan pelaku melakukan tindakan kekerasan itu. Situasi inilah yang sejauh ini diduga menjadi motif terjadinya tindak kekerasan yang dilakukan oleh pelaku,” ujar AKBP Arif Budiman, Jumat (17/05/2019).

Pelaku yang hingga memasuki masa tua tidak berkeluarga itu, selama ini dikenal memiliki sikap temperamental. Tetangga dan masyarakat sekitar mengenal pelaku sebagai pribadi yang cepat emosi, meskipun juga dikenal sebagai orang yang rajin beribadah.

Penilaian-penilaian tersebut muncul dari beberapa saksi yang sudah dimintai keterangannya. Polres Jepara sendiri sudah memeriksa tiga orang saksi dalam perkara ini. Selain itu pelaku juga sudah diperiksa dan dilakukan pendalaman.

“Sejak diamankan sesaat sesudah kejadian, pelaku langsung ditahan di Mapolres Jepara. Kami masih akan melakukan pengembangan lagi terhadap kasus ini,” terangnya.

Baca juga:

Dalam kasus ini pelaku diduga telah melanggar Pasal 353 KUHP, dengan acaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Pelaku diduga melakukan tindak penganiayaan berencana.

Sebelumnya diberitakan, Suwarno (54), tiba-tiba saja kalab dan mengamuk di rumah adiknya sendiri. Saat mengamuk tersebut, pelaku yang sudah membawa senjata tajam parang dan sabit.

Dukanah (48) dan Tivi Rejekiah (23)  yang merupakan ipar dan keponakannya, menjadi sasaran kemarahan pelaku pada kesempatan pertama.

Saat itu kedua korban tengah berada di depan rumah, dan langsung menerima serangan sejata tajam dari pelaku.

Mendengar ribut-ribut, dari dalam rumah keluarlah Sykukurul Wuafi (29) mencoba mencari tahu sumber keributan yang terjadi. Namun belum sempat mengetahui situasinya, pelaku langsung kembali melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam yang dibawanya. Korban ke-3 juga tidak mampu berbuat apa-apa.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.