MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

PDAM: Pemanfaatan Air Baku Logung Untungkan Banyak Pihak

0 73

MURIANEWS.com, Kudus – Pemanfaatan air baku Bendungan Logung oleh PDAM Kudus diyakini memberikan keuntungan bagi masyarakat Kudus maupun PDAM sendiri. Dari segi masyarakat, PDAM bisa mengoptimalkan pendistribusian air bersih ke sejumlah daerah sasaran baru.

Sedang untuk PDAM, biaya operasional produksi air bersih dari sumber air permukaan diyakini bisa lebih murah dibanding biaya operasional produksi air bersih dari sumur air bawah tanah.

“Penekanan biaya prroduksi bisa mencapai 50 persen ketika menggunakan sumber air permukaan,” ucap Direktur Utama PDAM Ayatullah Humaini.

Pembangunan fisik dan pipa jaringan sistem air baku permukaan dari Bendungan Logung pun telah direncanakan untuk digarap tahun 2020 nanti. Pemanfataan juga ditargetkan bisa segera dijalankan setelah infrastruktur selesai dibangun.

“Pada tahun 2020 kami akan mendapatkan dukungan air baku 200 liter per detik,” katanya.

Hingga kini, air baku PDAM dipasok dari 53 sumur produksi. Kekuatan sumur produksi sangat bervariasi. Mulai 5 liter per detik hingga 10 liter per detik. Itu bergantung pada sumber air di bawah.

“Jadi saat sumber berkurang, kekuatan juga akan berkurang,” ucapnya.

Humaini menjelaskan, air tanah berkecenderungan menurun elevasinya. penurunannya terkait berbagai faktor alam. Sedang untuk pengembalian elevasi seperti semula, butuh waktu yang sangat lama.

“Karena itulah air baku Logung bisa dijadikan solusi di masa depan,” ucapnya.

Soal teknis pembangunan, Humaini menjelaskan tahap pertama, titik awal pipa akan berada pada elevasi 45 di waduk yang akan dialirkan menuju water treatment plant (WTP) atau instalasi pengolahan air (IPA) baku menjadi air bersih.

“Titik awal diibaratkan titik 0 pipa, atau pusatnya,” jelas Humaini.

Dua titik IPA akan disiapkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus. Yakni pada Desa Honggosoco (2.500 meter kubik) dan Terban (5.000 meter kubik).

“Dua tersebut akan menyebar ke berbagai desa di empat sampai enam kecamatan,” jelasnya.

Detailnya, pada Kecamatan Kecamatan Jekulo meliputi Desa Tanjungrejo, sebagian Desa Klaling, Sidomulyo, Pladen, Bulung Kulon dan Hadipolo. Desa Tenggeles, Hadiwarno (Kecamatan Mejobo), Desa Rejosari, Tergo dan Margorejo ( Kecamatan Dawe), serta Desa Ngembalrejo dan Ngembalkulon Kecamatan Bae.

“Pendistribusian akan dilakukan untuk pelanggan baru,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.