MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Masih Koma, Kasat Reskrim Korban Bentrok Pesilat di Wonogiri Dirujuk ke Singapura

0 477

MURIANEWS.com, Sukoharjo – Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani yang menjadi korban pengeroyokan bentrok dua perguruan silat di Wonogiri, Kamis (9/5/2019) dinihari lalu kini dirujuk ke RS Singapura Royal Hospital.

Korban diberangkatkan dari RS dr Oen Sukoharjo melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Kamis (16/5/2019) petang. Saat diberangkatkan korban masih dalam kondisi koma.

Kakak kandung Aditia, Yudha Mulia Angga Sasmita bersama keluarga terlihat setia ikut mendampingi selama perjalanan menuju Bandara Adi Soemarmo Boyolali.

Bahkan, sejumlah rekan kerja Aditia dari anggota Polres Wonogiri turut mengantarkan sampai ke bandara.

Sejumlah petugas Propam dan mobil Patwal ikut mengawal hingga ke Adi Soemarmo. Pasien langsung dibawa masuk menuju pesawat terbang cateran menuju Singapura.

Dilansir Antara, Kepala Bidang Dokkes Polda Jawa Tengah dokter Tri Yuwono Putra , pasien Aditia dipindahkan menuju RS Singapura merupakan permintaan pihak keluarga pasien.

Menurut dia, kondisi pasien hasil pengecekan terbaru masih berstatus Glasgow Coma Scale (GCS) 4 atau pasien belum sadarkan diri.

Baca: Kasat Reskrim Kritis Jadi Korban Bentrok PSHT dan PSH Winongo di Wonogiri

Pihaknya dari Polri akan tetap mendukung apa yang menjadi permintaan dari keluarga Aditia. Pemindahan pasien dilakukan secara hati-hati.

Dokter ICU RS Dr Oen Sukoharjo, dr Debora Marga Pangestika menjelaskan, pasien sudah tidak lagi menjadi pasien RS Dr. Oen Solo Baru, setelah pihak keluarganya memindahkan ke RS Singapura Royal Hospital.

Tim medis rumah sakit sudah menyerahkan semua rekam medis milik pasien ke perwakilan  RS Singapura Royal Hospital.

“RS telah menugaskan seorang perawat untuk pendampingan selama di dalam mobil untuk membantu pasien selama perjalanan menuju bandara ,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani menjadi korban pengeroyokan saat mengamankan bentrok antara PSHT dan PSH Winongo.

Akibatnya, Aditia Mulya Ramdhani yang sejak awal dirawat di Ruang ICU RS dr Oen Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, belum sadarkan diri hingga sekarang.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.