MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Keroyok dan Tusuk Pemuda Lagi Nongkrong, Warga Sukolilo Diseret Polisi Pati

0 11.710

MURIANEWS.com, Pati – Lima pemuda warga Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo, Pati, diamankan Polres Pati. Mereka diketahui mengeroyok Marga Reza Vindi, warga Desa/Kecamatan Kayen, Pati, hingga mengalami luka tusukan.

Lima pemuda itu yakni berinisial TA (27), YP (23), AF (21), OP (23) dan AP (23). Mereka semua adalah warga Desa Kedumulyo, Kecamatan sukolilo.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan, kasus pengeroyokan itu terjadi pada 10 Mei 2019 lalu, tepatnya pukul 01.00 WIB. Pada saat itu, korban bersama dengan lima teman yang lainnya sedang nongkrong di depan warung Lamongan Jaya Desa Kayen.

Pada saat sedang santai tersebut, tiba-tiba datang segerombolan orang dari arah Sukolilo dengan membawa lima motor. Segerombolan orang itu langsung mendatangi korban dan langsung melakukan penganiayaan.

“Adapun lima teman korban, sebelumnya sudah melarikan diri, sehingga yang dikeroyok hanya korban,” katanya saat konferensi pers di Mapolres Pati, Rabu (15/5/2019).

Usai penganiayaan tersebut, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dalam keadaan luka tusuk dan lebam pada bagian mata. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit KSH untuk mendapatkan perawatan.

Aksi pengeroyokan itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Tanpa menunggu lama, Unit Reskrim Polres Pati langsung melakukan penyelidikan, dan mendeteksi para pelaku yang hendak melarikan diri ke Jakarta.

”Penangkapan dilakukan di pemberhentian bus daerah Krapyak, Kota Semarang. Pada saat itu, pelaku sudah siap-siap untuk melarikan diri ke Jakarta,” ujarnya.

Motif pengeroyokan itu, dikarenakan masalah dendam antara para pelaku dengan pemuda warga Kayen, saat menonton hiburan beberapa waktu lalu. Kemudian karena merasa tidak terima, mereka kembali ke desa tersebut untuk balas dendam.

“Pelaku diduga juga menggunakan senjata tajam pada saat kejadian. Tetapi senjata tersebut masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Sampai saat ini, polisi juga masih memburu 10 pelaku lain yang diduga ikut mengeroyok korban. Mereka dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.