MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Proses Normalisasi Sungai Juwana Ditunda

0 182

MURIANEWS.com, Pati – Proses normalisasi Sungai Juwana yang rencananya akan dilakukan pada Mei 2019 ini, terpaksa harus ditunda. Hal itu lantaran bertepatan dengan Hari Raya Idhul Fitri, di mana kapal nelayan masih banyak bersandar di sepanjang Sungai Silugonggo tersebut.

Dimungkinkan, normalisasi baru bisa dilakukan usai Lebaran dan perayaan tradisi lomban. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Haryono kepada awak media.

Dia mengamini jika mendapatkan laporan penundaan pelaksanaan normalisasi hingga seusai Lebaran.

“Penundaan tersebut harus dilakukan lantaran menjelang Lebaran seperti ini banyak kapal yang kembali, sehingga memadati alur Sungai Juwana. Sehingga jika dilakukan saat ini justru tidak maksimal,”terangnya.

Kabid Sumberdaya Air Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati, Sumarto mengatakan, penundaan memang harus dilakukan, lantaran berhubungan dengan banyaknya kapal yang parkir dan serangkaian tradisi pascalebaran, seperti kupatan.

“Memang tidak berjalan sesuai dengan rencana. Meskipun proses penandatangan surat perjanjian kerjanya (SPK) telah dilakukan sejak April 2019 lalu. Memang harus melihat situasi dan kondisi di lapangan,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya mengaku hal tersebut tidak akan mengganggu jalannya proses normalisasi. Diperkirakan pengerjaan akan dimulai pada Juni 2019 mendatang hingga akhir tahun. Keterlibatan DPUPR diakuinya hanya sebatas pada proses sosialisasi.

“Untuk tahapan sosialisasi itu sendiri akan kami mulai setelah Lebaran itu pula. Kami akan mengundang para pemilik kapal maupun pemilik tambak dan sawah yang terkena dampak normalisasi,” ujarnya.

Diketahui, proses normalisasi akan dilakukan dari Jembatan Juwana ke hilir atau sepanjang lima kilometer. Proses normalisasi juga akan dilakukan pelebaran sungai khususnya di daerah setelah permukiman.

Penanganan normalisasi juga dikatakannya berada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana. Untuk proyek normalisasi itu sendiri diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 40 miliar.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.