Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Selain di Godong, Satu Lagi Terduga Teroris Diamankan di Grobogan

0 1.039

MURIANEWS.com, Grobogan – Jumlah terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror di Grobogan ternyata ada dua orang. Orang kedua yang diamankan adalah seorang pria berinisial AS (46) yang tinggal di RT 4, RW 06 Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari.

Ketua RT setempat Saiful Rohman kepada wartawan membenarkan adanya salah satu warganya yang diamankan pihak keamanan. Ia mendapat pemberitahuan tersebut pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah itu, ia diminta untuk mendampingi sejumlah petugas yang akan melakukan penggeledahan di rumah AS.

“Saya diminta ikut menyaksikan saat penggeledahan. Dalam penggeledahan tersebut ada sejumlah barang yang diamankan, seperti buku, tas ransel, HP dan senapan angin,” katanya, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya, warga setempat sempat kaget setelah mendengar adanya kabar penangkapan tersebut. Ini lantaran, AS yang berprofesi jadi pedagang selama ini dikenal baik.

Seperti diberitakan sebelumnya, selain AS, Densus 88 Antiteror juga mengamankan seorang terduga teroris di rumah kontrakannya di Desa/Kecamatan Godong. Terduga yang diamankan adalah seorang pria berinisial AH (26), warga yang berasal dari Kabupaten Magelang. Terduga diamankan pada waktu Subuh , sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq membenarkan adanya penangkapan terduga teroris tersebut. “Iya benar ada penangkapan yang dilakukan dari Mabes Polri. Dalam kasus ini, Polres Grobogan hanya memback up pengamanan saja,” jelasnya singkat.

Hanya, ia enggan membeberkan secara detail penangkapan tersebut.

Sementara itu, berdasarkan keterangan warga, AH dan istrinya baru sekitar empat bulan tinggal di rumah kontrakan tersebut. Pasangan muda ini memiliki satu orang anak perempuan yang baru berusia sekitar delapan bulan.

Selama tinggal di situ, pasangan suami istri itu bergaul cukup baik dengan warga sekitar. Sehari-hari, AH bekerja serabutan dan juga jualan baju koko lewat online.Sementara istrinya mengajar ngaji di sebuah ponpes di daerah Demak.

“Orang yang diamankan bukan warga asli sini. Tetapi orang dari luar daerah yang kontrak di sini sejak beberapa bulan lalu,” kata Kades Godong Zaenal Arifin.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.