MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sejarah Gedung Tua Kota Semarang Bisa Diakses dengan Scan Barcode dari Aplikasi Ini

0 89

MURIANEWS.com, Semarang – Pemerintah Kota Semarang membuat terobosan untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kota Semarang. Yakni dengan meluncurkan aplikasi khusus bernama ’Kota Lama Semarang”.

Di dalam aplikasi ini, tersaji data dari 116 bangunan cagar budaya yang ada di kawasan peninggalan zaman Belanda tersebut. Data tersebut bisa diakses kepada wisatawan dengan mengunduh aplikasi ini.

“Wisatawan yang berkunjung ke Kota Lama Semarang tinggal mengunduh aplikasi tersebut melalui telepon pintarnya,” kata Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Penataan Ruang Kota Semarang Nik Suryani kepada wartawan.

Ia menjelaskan di tiap bangunan cagar budaya di kawasan Kota Lama akan dipasang barcode. Pengguna aplikasi “Kota Lama Semarang” bisa melakuna scan barcode itu dan akan muncul segala informasi mengenai gedung tua tersebut.

Ia menjelaskan penggunaan aplikasi ini sekaligus sebagai pelaksanaan dark program “smart city”. “Wisatawan yang berkunjung ke Kota Lama akan dimudahkan untuk mencari informasi,” katanya.

Ia menambahkan penggunaan aplikasi ini juga bertujuan sebagai penunjang dokumentasi Kota Lama. “Aplikasi ini masuk dalam manajemen plan, untuk melihat komitmen kita dalam menjaga kawasan Kota Lama,” katanya.

Tidak hanya menghadirkan aplikasi berbasis Android saja, Nik menambahkan, Distaru memfasilitasi masyarakat Kota Lama dengan membuka Klinik Pengawasan Bangunan di Gedung Oudetrap.

Jika masyarakat pemilik bangunan Kota Lama membutuhkan konsultasi, petugas Distaru melayani tanpa masyarakat harus datang ke Balai Kota Semarang.

“Kami sebagai pelayanan masyarakat, sehingga kalau masyarakat pemilik bangunan membutuhkan izin, keterangan, pengawasan bangunan dan sebagainya tidak harus datang ke kantor, cukup di sini,” terangnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.