MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ternyata Ini Alasan Pemkab Kudus Kembalikan Jalan Jendral Sudirman Jadi Satu Arah

0 766

MURIANEWS.com, Kudus – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Abdul Halil menegaskan, peralihan sistem lalulintas dari dua arah menjadi satu arah di jalan Jendral Sudirman sudah sesuai kajian matang. Salah satunya adalah evaluasi terkait dampak yang ditimbulkan saat berubah menjadi dua arah.

”Kami sudah melakukan kajian matang. Bahannya dari evaluasi bersama terkait dampak yang ditimbulkan (selama dua arah). Hasilnya, jalan Jendral Sudirman harus dikembalikan satu arah,”ungkapnya kepada awak media, Sabtu (11/5/2019).

Baca Juga: 

Ia mengatakan, evaluasi yang dimaksud, adalah amdal lalin yang dilakukan bersama dengan Satlantas Polres Kudus. Terutama kemacetan yang justru lebih sering terjadi dibandingkan saat jalan tersebut masih satu arah.

”Tidak hanya jalan Sudirman saja. Kami nantinya akan juga mengevaluasi jalan-jalan yang ada di kabupaten Kudus. Khususnya jalan protokol yang ada di wilayah perkotaan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Halil menyebutkan, kebijakan tersebut tidak ada kaitannya kepentingan pemangku pemerintahan sebelumnya. Menurutnya  kebijakan ini murni dari perkembangan dan dinamika kondisi di jalan Jendral Sudirman yang semakin padat dengan jumlah kendaraan.

Petugas memberikan sosialisasi kepada pemotor yang melawan arus di jalan Jendral Sudirman, Sabtu (11/5/2019). (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji).

”Ini menjadikan pertimbangan kami untuk mengambil keputusan itu. Kami pun akan selalu kami mengevaluasi pemberlakuan sistem satu arah lagi,” katanya.

Senada juga diungkapkan oleh Kasatlantas Polres Kudus AKP Ikrar Potawari. Menurutnya pihaknya mendukung untuk pemberlakuan satu arah di Jalan Jendral Sudirman. Apalagi, kebijakan ini sudah berdasarkan kajian yang ada.

”Ini terkait keluhan masyarakat dan kondisi lalu lintas. Kepadatan di jalan ini sudah melebihi kapasitas. Saya yakin jika tidak dilakukan peralihan satu arah akan terjadi kemacetan panjang tiap hari,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemberlakuan sistem satu arah diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang ada. Sehingga arus lalulintas di jalan Jendral Sudirman lancar.

”Harapannya arus lalulintas di sini (jalan Jendral Sudirman) lancar dan tidak semrawut. Apalagi sebelumnya, kami bersama pemkab mengikuti lomba wahana tata nugraha. Di mana salah satu penilaiannya adalah penataan lalu lintas. Oleh karena itu, kami mendukung kebijakan ini. Masyarakat juga tidak terjadi kemacetan,” pungkasnya.

Sebelumnya, tiga tahun silam, tepatnya bulan September 2016 lalu Pemkab Kudus melalui Dinas Perhubungan yang dinahkodai Didik Sugiharto mengubah jalan Jendral Sudirman dari satu arah menjadi dua arah.

Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan di jalan Jendral Sudirman dan jalan lain seperti jalan HOS Cokroaminoto. Namun, kebijakan tersebut juga menuai pro dan kontra, terutama dari pengamat Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Setijowarno. Kala itu ia mengungkapkan kebijakan tersebut adalah kebijakan aneh dan kurang tepat.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.