MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mabuk-Mabukan di Kompleks Kantor Pemerintah, 8 Remaja di Jepara Diciduk

0 1.422

MURIANEWS.com, Jepara – Bulan Ramadan tampaknya tidak menghalangi sejumlah remaja bengal di Jepara ini untuk melakukan kebiasaan buruk. Mereka dengan pongahnya menggelar pesta minuman keras di siang bolong, Jumat (10/5/2019).

Apalagi mereka melakukan aksi mabuk-mabukan itu di kompleks kantor pemerintahan. Pesta mereka akhirnya buyar setelah Satpol PP Jepara melakukan razia. Delapan pemuda dari beberapa wilayah di Jepara akhirnya diangkut ke kantor Satpol PP Jepara.

Dalam kondisi setengah mabuk, mereka diinterogasi atas perbuatanya. Mereka ditangkap saat berada di belakang Kantor Lingkungan Hidup (KLH), dekat kompleks Stadion GBK Jepara.

Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Istono menyatakan, tindakan yang dilakukan personelnya adalah perintah langsung darinya. Sebelumnya, ada telepon aduan masuk yang mengatakan ada sekelompok pemuda melakukan pesta miras.

Mereka melakukannya di belakang Kantor LH Jepara, dan masih merupakan kompleks perkantoran pemerintah itu.

“Mendapatkan aduan seperti itu saya jadi jengkel. Bulan Ramadan kok ada yang mabuk di tempat umum. Di lokasi kompleks kantor pemerintah juga. Kok kebangetan,” ujar Istono.

Sejumlah petugas Satpol PP yang melakukan razia menemukan 3 botol plastik besar sudah kosong bekas tempat miras oplosan jenis gingseng. Satu botol besar dengan isi yang masih banyak, juga ditemukan. Mereka, para pemuda itu tampak sudah ada yang mulai terpengaruh miras.

Kegiatan mereka, sangat menganggu masyarakat, terutama para pegawai Kantor LH Jepara. Selain tampak menyeramkan. mereka juga menunjukan sikap tidak sopan.

Di antara mereka bahkan ada yang berteriak-teriak dan bahkan kencing di sembarang tempat.

“Ada yang kencing di dekat pagar, di selokan seenaknya sendiri. Para pegawai risih, namun melihat tampilannya, para pegawai tidak berani mengambil tindakan,” ujar Suraj, petugas Satpol PP Jepara.

Di Kantor Satpol PP Jepara, 8 pemuda tersebut akhirnya diberi pembinaan. Mereka juga didata indentitasnya. Tampilan mereka yang menggunakan tato dan semir rambut, memang sekilas membuat orang jerih. Sehingga tidak ada yang berani mengingatkan kelakuan mereka.

“Para pegawai di lingkungan Kantor LH tidak ada yang berani menghardik mereka. Maklum saja tampilan mereka memang sekilas menakutkan. Tapi saat kami tangkap mereka tidak ada yang berani melawan, meski sempat ngeyel,” ujar Zamroni, petugas Satpol PP Jepara lainya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.