Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dua Pemuda di Kudus Terjatuh dari Lantai 4 Parkiran Pasar Kliwon, Satu Meninggal Dunia

0 5.080

MURIANEWS.com, Kudus – Dua pemuda tejatuh dari lantai empat parkiran sisi barat Pasar Kliwon Kudus, Senin (6/5/2019). Satu di antara dua orang itu tewas mengenaskan, akibat benturan hebat yang mengenai kepala korban.

Diketahui dua orang itu bernama Eka Prasetya Nugroho warga Desa Kramat, Kecamatan Kota. Kemudian yang satu bernama Muhammad Ali yang tinggal di Desa Rendeng, Kecamatan Kota.

Eka Prasetya kelahiran tahun 1998, meninggal dunia di lokasi tempat kejadian. Sementara Muhammad Ali mengalami patah kaki, sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Petugas Retribusi Pasar Kliwon Kudus Supriyadi mengatakan, ia tidak tahu pasti penyebab dua orang yang terjatuh dari lantai empat parkiran Pasar Kliwon Kudus. Ia hanya mengetahui, dua korban itu sudah posisi terjatuh dari lantai empat.

“Kejadian pastinya saya ndak tahu. Cuma tadi sekitar pukul 09.30 ada laporan bahwa ada dua orang yang terjatuh dari lantai empat parkiran pasar Kliwon,” katanya saat ditemui di lokasi.

Para pengunjung mengerumuni tempat terjatuhnya dua pemuda di Pasar Kliwon. (MURIANEWS.com/Dian Utoro Aji)

Sementara itu, Wakapolsek Kota Kudus Iptu Hartono saat ditemui di lokasi mengatakan, para pengunjung para Kliwon sempat digegerkan dengan jatuhnya dua orang dari lantai empat. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 09.30 WIB.

“Kronologinya tadi malam sekitar pukul 12 malam ada tiga pemuda yang minum-minum di lantai empat parkiran pasar Kliwon. Mereka tertidur sampai pagi tadi. Hanya tadi sekitar pukul 09.30 WIB mendapatkan laporan adanya dua orang jatuh dari lantai empat di tempat parkiran ini,” jelasnya kepada awak media.

Ia mengatakan, setelah dilakukan pengecekan di tempat kejadian. Korban bernama Eka Prasetya meningga dunia. Sedangkan untuk korban yang bernama Muhammad Ali mengalami patah kaki dan harus dirawat di rumah sakit. Kemudian yang satu pemuda lainnya tidak berada di lokasi.

“Hasil dokter yang meninggal dunia murni karena jatuh. Karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hartono menjelaskan dugaan awal diduga karena minuman keras. Karena di lokasi kejadian tepatnya di lantai empat ditemukan satu botol kosong yang berbau minuman keras. Kemudian juga, terdapat cecaran muntahan.

“Untuk dugaan lainnya masih kami dalami. Karena kami juga masih mendatangkan para saksi untuk dimintai keterangan,” tandasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.