MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hendak Tolong Pemain, Fisioterapi Persebi Boyolali Meninggal Dunia

0 1.047

MURIANEWS.com, Kudus – Kemenangan Persiku Kudus kontra Persebi Boyolalli diwarnai berita duka dari tim tamu. Fisioterapis mereka, Sugiarto (67) harus meregang nyawa di tengah upayanya mengobati pemain Persebi yang sedang terkapar karena cidera, Kamis (2/5/2019) sore di Stadion Wergu Wetan Kudus.

Sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kudus,  nyawa Sugiarto tak tertolong karena kondisi tubuhnya yang melemah. Sugiarto dinyatakan meninggal setelah mengalami kejang yang diduga akibat dari penyakit jantung.

Pelatih Kepala Persebi, Ahmad Sukisno menhatakan usai menerima kabar dari tim medis yang membawa Sugiarto di akhir laga, seluruh official tim langsung tertunduk lesu. Para pemain Persebi pun tak kuasa menahan tangisnya. Mengingat Sugiarto telah mengisi wajah offisial Persebi lebih dari 10 tahun.

“Kami mendapat kabar tersebut, beliau (Sugiarto) tak tertolong nyawanya,” ucap Ahmad.

Sugiarto sebenarnya adalah offisial yang diperbantukan sebagai fisioterapi di Persebi. Dengan umurnya yang tak lagi muda tentu cukup membebani fisiknya jika harus berlari kencang. Sekalipun demikian, pihaknya tetap berlari untuk mengobati para pemain Persebi yang cidera.

“Sugiarto adalah pekerja keras sekalipun telah berumur,” lanjut Sukisno.

Manager Persebi Kukuh, menambahkan pihaknya selaku perwakilan keluarga tak akan memperpanjang kejadian ini. Menurutnya hal ini semata karena musibah yang sudah di takdirkan Yang Maha Kuasa.

“Kami tak ingin memperpanjang, saya mewakili keluarga menyatakan ikhlas, jenazah segera dipulangkan,” ucapnya saat di temui di RSU Kudus, tempat Sugiarto dilarikan.

Ditemui bersama Manager Persebi, Kapolsek Kudus AKP Naim menjelaskan jika nyawa Sugiarto tak tertolong saat dibawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa oleh dokter, Sugiarto dinyatakan meninggal dunia dengan dugaan penyakit jantung.

“Kemungkinan besar karena jantung,” ucap Naim.

Terkait kronologi, Naim menjelaskan jika awal mula  Sugiarto berlari dari tepi barat lapangan menuju ke tepi timur lapangan untuk melakukan perawatan pada pemain Persebi. Saat hendak menolong, Sugiarto mendadak jatuh dan kejang.

“Yang kemudian langsung dibawa ke rumah sakit,” tandasnya.

Kejadian sore tadi, membuat Manager Pesiku HM Bismark berbela sungkawa. Pihaknya mewakili tim dan pribadi mengucapjkan turut berduka cita pada official Persebi dan keluarga yang ditinggalkan.  Bismark menjelaskan tak ada pihak yang menginginkan hal ini terjadi.

“Kami benar-benar berbelasungkawa atas kejadian ini,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.