Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lampu Tenaga Surya Bantuan Gubernur di Jepara Banyak yang Rusak

0 179

MURIANEWS.com, Jepara – Keberadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU) bantuan gubernur Jateng di ruas Jalan Raya Margoyoso-Banyuputih, Jepara banyak yang rusak. Akibatnya pada malam hari, jalur tersebut gelap gulit dan membahayakan pengguna jalan.

Tak hanya itu, LPJU tenaga surya di beberapa titik lain di Jepara juga mengalami kerusakan. Beberapa bahkan baterainya dicuri oleh orang tak bertanggungjawab.

Salah seorang warga Banyuputih, Agus Susilo (27) menyebutkan, sekitar satu tahun ini kondisi LPJU tenaga surya mengalami masalah. Sebelumnya memang berfungsi baik dan sangat membantu para pengguna jalan.

Namun belakangan, beberapa LPJU di sekitar Lapangan Banyuputih, mengalami kerusakan. LPJU yang ada diketahui hanya menyala kurang lebih satu jam saja. Biasanya lampu hidup pada saat Maghrib, lalu meredup dan kemudian padam.

“Menyalanya hanya beberapa jam saja. Masuk jam 8 malam situasinya sudah gelab gulita. Tentu saja membahayakan pengguna jalan. Bahkan pernah terjadi kecelakaan gara-gara situasi yang gelab ini,” ujar Agus Susilo, Rabu (1/5/2019).

Kepala Bidang Lalulintas dan Jalan di Dishub Jepara, Sholeh Sudarsono mengakui situasi ini. LPJU Tenaga Surya tersebut sayangnya masih menjadi aset Provinsi Jawa Tengah. Sehingga Pemkab Jepara dalam hal ini tidak memiliki kewenangan apapun.

“Karena aset masih belum diserahterimakan kepada Pemkab Jepara, maka kami tidak bisa melakukan perbaikan,” katanya.

Ia menyebut, di Kabupaten Jepara ada sekitar 30 titik LPJU Tenaga Surya yang propertinya dimiliki oleh ESDM Provinsi Jateng. LPJU itu tersebar di beberapa wilayah. Di antaranya di jalur wilayah Nalumsari, Banyuputih, Keling dan Pendosawalan (Kalinyamatan).

Sebagian dalam kondisi rusak, karena instalasinya atau baterainya dicuri oleh orang tak bertanggung jawab.

Diakui juga oleh Sholeh Sudarsono, sudah ada keluhan yang disampaikan masyarakat. Semua sudah diteruskan ke Dinas ESDM Jawa Tengah.

“Secara keseluruhan saat ini Jepara memiliki LPJU baru di 375 titik bantuan dari gubernur. Sejak Desember 2018 masih menjadi tanggungan dari kontraktor, meski sudah diterimakan kewenangannya ke Pemkab Jepara. Sejauh ini kondisinya masih bagus dan berfungsi baik,” pungkasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.