Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemprov Pastikan Jalanan di Jateng Siap Dilalui Pemudik

0 107

MURIANEWS.com, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memastikan semua jalur di Jateng siap digunakan pada arus mudik dan balik Lebaran 2019. Termasuk jalur pantai utara (Pantura) dan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS), serta tol yang telah terhubung dari Jateng hingga Jatim.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Peni Rahayu mengatakan, seluruh jalan nasional maupun provinsi di Jateng siap. Hanya ada beberapa titik yang masih dalam perbaikan.

Termasuk Jembatan Tanggulangin di Kudus, yang ditarget akan selesai pada H-10 Lebaran. Demikian pula jalur alternatif, ada sebagian masih dalam proses perbaikan dan segera selesai sebelum musim mudik 2019.

“Sedangkan JJLS sudah selesai, jalur arah Cilacap-Yogyakarta sudah rampung. Sehingga pemudik dari Jakarta atau Jawa Barat menuju Yogyakarta maupun Jawa Timur sudah bisa melewati JJLS,” katanya.

Terlebih saat ini jalur Tol Trans Jawa telah dioperasikan, sehingga akan semakin membantu para pemudik.

Alhamdulillah dengan adanya jalan tol kita sangat terbantu. Tol Trans-Jawa sudah selesai, jalan nasional dari Jawa Barat sampai Tuban, Jatim sudah siap,” kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Peni Rahayu.

Dia menjelaskan, Tol Trans Jawa tahun 2019 sudah 100 persen operasional, mulai dari Brebes-Karanganyar-Sragen. Sehingga, keberadaan infrastruktur jalan penghubung Jabar-Jateng-Jatim ini dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran arus mudik.

Sementara untuk Tol Semarang-Demak masih dalam proses. Tol yang terintegrasi dengan tanggul laut guna mengatasi rob sekaligus kemacetan lalu lintas itu sekarang, dalam proses tender. “Semoga Lebaran tahun depan sudah siap dilalui pemudik,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Jateng Sri Puryono menyebutkan, penyelenggaraan mudik dan balik Lebaran 2019 harus lebih lancar dari tahun-tahun sebelumnya. Terlebih saat ini jalur Tol Trans Jawa sudah tersambung.

Yang menjadi perhatian dan kesiapan semua pihak, kata dia, adalah keberadaan rest area di jalur tol karena masih minim. Selain itu juga perlu mengantisipasi lonjakan pemudik yang melintasi tol, karena meskipun jalan sudah diperlebar namun pemudik masuk Jateng diprakirakan naik sekitar 11,5 persen dari tahun sebelumnya.

“Jalur nasional juga harus diperhatikan karena tidak semua pemudik menggunakan jalur tol. Karenanya kita mengimbau masyarakat mau menggunakan moda transportasi umum. Sehingga dapat menekan jumlah kendaraan yang setiap tahun meningkat saat arus mudik,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.