MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bisnis Kosmetik Ilegal Berkedok Jasa Paket di Magelang Dibongkar, Omzet Rp 1 M

0 1.128

MURIANEWS.com, Magelang – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang berhasil membongkar bisnis kosemtik ilegal di daerah Kota Magelang. Terbongkarnya bisnis ilegal ini dari penggerebekan sebuah rumah di Jalan Tarumanegara, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kota Magelang, yang digunakan untuk jasa pengiriman paket dan pos.

Diduga kuat jasa pengiriman paket itu hanya kedok. Pasalnya, di dalam rumah itu, petugas berhasil mengamankan ratusan jenis kosmetik yang nilainya setara dengan Rp 1 miliar.

Penggerebekan ini dilakukan pada Selasa (31/4/2019). Kepala Bidang Penindakan BBPOM Semarang Zeta Rina Pujiastuti menyebut, pihaknya telah melakukan pengamatan terhadap tempat ini selama tiga bulan terakhir.

“Namun usaha kosmetik ilegal ini diperkirakan telah berlangsung selama tiga tahun. Sistem pemasarannya dilakukan secara online, dan dikirim menggunakan paket,” katanya kepada wartawan.

Ia mengatakan, dalam penggerebekan itu pihaknya mengamabnkan barang bukti 132 jenis kosemtik ilegal. Selain itu, pihaknya juga mengamankan obat penggemuk badan ilegal.

Total barang bukti yang diamankan disimpan dalam 50 karung dan dibawa ke Semarang menggunakan truk untuk diperiksa.

“Total omzetnya mencapai Rp 1 miliar. Kosmetik ilegal itu ditemukan di dalam rumah yang bagian depannya digunakan untuk jasa paket dan pos,” ujarnya.

Sejumlah kosmetika ilegal yang diamankan tersebut, antara lain berbentuk parfum, hand body , masker wajah yang jumlahnya mencapai 500 lembar, krim siang dan malam dari berbagai merek.

“Sebagian besar, kosmetika yang tidak ada izin edar maupun izin produksi tersebut merupakan buatan luar negeri seperti dari Cina, Thailand dan Perancis,” kata dia.

Ia menyatakan, produk kosmetik ilegal dari lokasi itu yang sudah siap kirim dicampur dengan paket-paket lain dari masyarakat.

Ia menduga jasa pengiriman paket dan pos yang ada di bagian depan rumah di Jalan Tarumanegara nomor 11 tersebut, hanya sebagai kedok untuk menampung kosmetika ilegal.

“Modus pemasaran kosmetika ilegal tersebut secara daring dan dikirim melalui jasa pengiriman paket dan pos yang dilakukan oleh pelaku berinisial IR,” terangnya.

Pihak BBPOM Semarang dalam waktu dekat akan memanggil IR untuk menjalani pemeriksaan. Selain itu barang bukti yang berhasil diamankan juga akan diuji laboratorium untuk memastikan barang tersebut berbahaya atau tidak.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.