Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemuda 19 Tahun di Jepara Ini 12 Kali Bobol Toko dan Rumah untuk Foya-foya

0 385

MURIANEWS.com, Jepara – Polres Jepara berhasil menangkap pelaku pencurian yang telah membobol rumah Samanhudi (44), warga Kelurahan Pengkol, Jepara, Maret 2019 lalu. Setelah sempat dikembangkan kasusnya, pelaku pencurian ini mengaku telah beraksi di 12 lokasi berbeda.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, membeberkan kasus ini saat melakukan gelar perkara di Mapolres Jepara, Selasa (30/4/2019). Pelaku yang bernama Agung Rahmanto (19) warga Keluruhan Petroyudan, Jepara, tertangkap setelah melakukan pencurian di Jalan Ahmad Yani Jepara.

Dalam kasus tersebut, tersangka yang lebih dikenal dengan panggilan Koreb tersebut, berhasil menguras sejumlah perhiasan dan uang milik korban. Nilainya mencapai ratusan juta. Barang-barang curian tersebut diketahui sebagian sudah dijual dan lainnya ada yang digadaikan.

Dalam proses penanganan dan pengembangan, ternyata pemuda ini juga terlibat di sedikitnya 12 TKP berbeda. Di antaranya di toko bangunan dekat Taman Kerang (Jepara), di Sinanggul (Mlonggo) , Slagi (Pakis Aji), Kuwasen (Jepara), Pengkol (Jepara), Gudang Sawo (Mulyoharjo, Jepara), Sekacer (Bangsri), Pengkol (Jepara) dan Petroyudan (Jepara).

“Dari 12 TKP tersebut, pelaku mendapatkan berbagai barang curian. Ada laptop, perhiasan, dan uang tunai. Ini hasil pengembangan yang berhasil dilakukan. Makanya kasus ini baru bisa kami gelar pada saat ini,” ujarnya.

Koreb mengaku selama ini melakukan aksinya sendiri. Dari 12 TKP di luar kasus terakhir yang dilakukannya, dirinya mengaku sudah tidak ingat lagi kapan waktunya.

Barang curiannya selama ini sebagian ada yang dijual dan ada yang digadaikan. Hasilnya digunakan untuk berfoya-foya dan kebutuhan sehari-hari. Berapa jumlah pastinya dirinya juga mengaku sudah tidak ingat semuanya.

“Kalau perhiasan seingat saya ada yang saya jual di Pasar Pecangaan. Laku sekitar Rp 16 juta. Sedangkan untuk laptop, biasanya saya jual ke Kudus,” akunya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.