Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tiap Hari 6 Orang Meninggal di Jalanan Jateng, Rata-rata Usia Milenial

0 92

MURIANEWS.com, Semarang – Mulai Senin (29/4/2019) hari ini, jajaran kepolisian di wilayah Jawa Tengah menggelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2019. Operasi yang digelar semala 14 hari atau hingga 12 Mei 2019 ini, sebagai upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Terlebih menurut Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, angka kecelakaan di provinsi ini mengalami peningkatan tiap tahun. Ia mengatakan, pada tahun 2017 jumlah kecelakaan yang terjadi di Jawa Tengah tercatat sebanyak  17.527 kejadian. Jumlah ini mengalami kenaikan pada tahun 2018, yakni sebanyak 19.016 kejadian.

“Terjadi kenaikan 8 persen. Masalah lalu lintas tidak semata ditangani Polri saja, namun butuh kerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak lain,” katanya, di sela-sela apel gelar pasukan di halaman Mapolda Jateng, Senin (29/4/2019) pagi.

Ia menyebut, dengan jumlah angka kecelakaan itu, rata-rata tiap hari ada enam korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Umur korban meninggal juga didominasi usia produktif, atau di usia milenial.

“Setidaknya ada 6 orang per hari yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu-lintas. Usia yang mendominasi adalah usia milenial,” ungkap Condro Kirono.

Untuk itu, pihak kepolisian menggelar operasi keselamatan lalu lintas ini. Operasi ini menurut dia, juga digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

Baca: Brio Diseruduk Truk Hingga Hancur Terjepit di Kolong Tronton di Pati, Sopir Selamat

Dalam pelaksanaan operasi ini, polisi akan mengedepankan tindakan yang simpatik. Yakni berupa kegiatan preemtif maupun preventif. Kecuali pelanggaran yang fatal, seperti melawan arus ataupun pelanggaran yang dapat memicu kecelakaan akan dilakukan penindakan.

“Jika pelanggaran yang fatal tentunya akan dilakukan penegakan hukum, namun tetap mengedepankan tindakan yang simpatik,” ungkap Kapolda Jateng.

Kapolda menambahkan, operasi simpatik ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi pascapemilu dan menjelang Idul Fitri 2019. Diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas menjelang puasa dan Lebaran 2019.

“Operasi ini pra kondisi sebelum pelaksanaan operasi ketupat Candi 2019, diharapkan masyarakat untuk mempersiapkan segala kelengkapan berlalu lintas,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.