Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jual Lutung Jawa dan Owa Sumatra, Sopir Truk di Jepara Ditahan Polisi

MURIANEWS.com, Jepara – Seorang pemuda yang berprofesi sebagai sopir truk lintas Sumatera-Jawa, ditahan petugas Polres Jepara, Jumat (26/04/2019). Anan, (20) warga Bangsri, Jepara, ditahan setelah diduga menjual-belikan satwa langka yang dilindungi undang-undang.

Menurut Kasatreskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibawa, Anan langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Disangkakan padanya telah melanggar Pasal 21 UU Nomor 5 tahun 1990 tantang Konservasi Sumberdaya Alam. Hukuman maksimal 5 tahun penjara menanti untuk dia.

Dalam aksinya, tersangka Anan memanfaatkan media sosial Facebook dan WhatsApp, untuk berkomunikasi. Setelah terjadi deal, maka pihak pembeli akan ditemuinya dan dilakukan pembayaran.

Dalam kasus ini, tersangka tertangkap tangan setelah dipancing oleh petugas. Sejumlah satwa liar yang dilindungi UU, seperti Owa Sumatera, Lutung Jawa dan kera jenis makaka menjadi barang bukti. Hewan langka tersebut, merupakan obyek yang akan diperjual belikan, sebelum ditangkap petugas Polres Jepara.

“Tersangka membawa hewan-hewan liar itu dari Sumatera saat bekerja sebagai sopir. Lalu di jual di Jepara atau di tempat lain, yang telah disepakati dengan pembelinya,” ujar AKP Mukti Wibawa.

Tersangka Anan sendiri mengaku mengerti jika hewan yang dijualnya adalah hewan liar yang dilindungi UU karena langka. Pihaknya mengaku membeli hewan-hewan tersebut di pinggir jalan di pedalaman Sumatera.

Sebagai sopir lintas Sumatera-Jawa, tersangka mengaku membeli dari penjual di pinggir jalan dan kemudian menjualnya kembali. Empat kera yang dibawanya, merupakan pesanan yang tidak diambil-ambil.

“Saya membeli hewan-hewan tersebut dengan harga Rp 500 ribu per ekor. Lalu kepada pemesan saya menjual Rp 800 ribu setiap ekornya. Saya tau memang dilindungi, tapi ada yang pesan,” akunya.

Benfica, pemerhati satwa dari Jakarta adalah orang yang menyaru berniat membeli hewan-hewan liar yang dibawa Anan tersebut. Dia juga yang kemudian melaporkan hal ini ke Polres Jepara, yang kemudian melakukan penahanan terhadap tersangka.

Benfica menyebut, harga seekor satwa yang dijual oleh Anang, bisa mencapai jutaan rupiah seekornya. Untuk Owa Sumatra harganya bisa mencapai Rp 8 juta sampai Rp10 Juta seekor. Sedangkan untuk Lutung Jawa bisa mencapai Rp 3juta-Rp 4 Juta setiap ekornya.

“Kalau yang kera Makaka harganya ratusan ribu. Owa Sumatra dan Lutung Jawa merupakan hewan dilindungi Apendix 1. Sementara Makaka tidak. Namun hal itu perlu dikhawatirkan, sebab modus yang digunakan oleh penjual satwa dilindungi semakin canggih,” terangnya.

Polres Jepara, menyatakan akan segera menyerahkan hewan-hewan yang disita tersebut ke BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Jawa Tengah untuk dipulihkan dan dilepasliarkan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...