Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Takziah ke Keluarga KPPS, Ganjar Sarankan Petugas Pemilu Diberi Asuransi

0 85

MURIANEWS.com, Semarang – Salah satu petugas TPS di Kota Semarang, di Kota Semarang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intenfi di RSUP dr Kariadi Semarang, Rabu (24/4/2019) petang. Petugas yang meninggal yakni Bambang Saptono (52) anggota KPPS di TPS 12 Kelurahan Barusari, Kota Semarang.

Bambang menambah sederet petugas pemilu yang meninggal saat menjalankan tugas. Beban kerja yang berat menjadikan banyak petugas yang kelelahan hingga harus dilarikan ke rumah sakit, dan bahkan ada yang keguguran dan meninggal dunia.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menilai, pelaksanaan pemilu serentak ke depan harus dievaluasi total. Selain itu, ia meminta agar para petugas pemilu juga mendapatkan asuransi.

”Sehingga, para petugas yang melakukan tugas luar biasa ini ada jaminan. Mungkin pelru juga dipertimbangkan adanya tes kesehatan sebelumnya,” kata Ganjar, Kamis (25/4/2019).

Ini dikatakan Ganjar di sela-sela takziah di kediaman keluarga Bambang Saptono di Jalan Kaligarang Nomor 21 Semarang.

“Kami minta pada KPU untuk ngurus ini semua. Di Jawa Tengah lumayan banyak (yang meninggal). Tapi ini menjadi pembelajaran bagi kita ternyata ada faktor X yang kita tidak pernah tahu, yang mestinya KPU secara institusi memerhatikan seperti ini,” kata Ganjar.

Meski nyawa tidak bisa digantikan apapun, lanjut Ganjar, namun setidaknya perlu diadakan asuransi petugas pelaksana Pemilu untuk memberikan perlindungan kesehatan.

Baca juga:

Ganjar juga mengatakan, banyaknya petugas yang meninggal telah dilaporkannya ke Presiden. Selain itu, terkait evaluasi pelaksanaan Pemilu serentak juga telah dia diskusikan dengan beberapa anggota DPR RI.

“Apakah serentak pusat, provinsi, (atau) kabupaten. Atau serentak eksekutif atau legislatif (saja). Kayaknya, kalau bareng seperti ini tidak ringan, sangat berat mereka bekerja. Kita tidak menduga akan serumit dan membutuhkan tenaga waktu pikiran yang luar biasa. Juga tekanan yang luar biasa,” ujarnya.

Hingga malam tadi tercatat sudah ada 32 petugas pemilu di Jateng yang meninggal dunia dan 249 lainnya sakit. Mereka dari Kabupaten Demak, Banyumas, Sukoharjo, Banjarnegara, Purbalingga, Grobogan, Rembang, Magelang, Klaten, Batang, Kudus, Pekalongan, Kendal, Pemalang, Semarang dan Brebes.

Ganjar memastikan, Pemprov Jateng memberikan santunan kepada keluarga petugas Pemilu di Jateng yang meninggal dunia maupun yang dirawat di rumah sakit. Santunan ini akan diberikan pada Jumat (26/4/2019) besok.(lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.