MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dugaan Kasus Politik Uang Caleg PKS Tak Bisa Ditindaklanjuti, Ini Sebabnya

0 470

MURIANEWS.com, Pati – Kasus dugaan money politics yang dilakukan oleh salah satu caleg PKS Kabupaten Pati bernama Wardjono, tidak bisa ditindaklanjuti oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Pasalnya, dari hasil penelusuran yang dilakukan, dugaan politik uang itu tidak dilakukan oleh peserta pemilu ataupun tim kampanye yang sudah terdaftar.

Hal ini ditegaskan Ketua Bawaslu Pati Ahmadi. Hal itu lantaran orang yang membagikan amplop atau uang sebanyak Rp 50.000 kepada warga yang arisan tersebut, ternyata bukan tim kampanye Wardjono. Selain itu, pada saat yang bersamaan, ternyata tidak ada aktivitas kampanye oleh caleg melainkan itu hanya sosialisasi.

“Sebelumnya, kami juga sudah melakukan rapat dengan Sentra Gakkumdu untuk menangani masalah tersebut. Tapi dari penelusuran yang kami lakukan, ternyata yang membagikan uang itu bukanlah tim kampanye yang sudah terdaftar,” katanya, Rabu (24/4/2019).

Sementara, lanjut Ahmadi, yang bisa dijerat dalam pidana pemilu adalah apabila peserta pemilu atau tim kampanye yang sudah terdaftar di KPU, diketahui melakukan money politics.

Baca juga:

Sesuai dengan undang-undang pemilu, setidaknya ada tiga fase yang bisa dijerat dalam undang-undang pemilu, yakni fase kampanye, masa tenang dan pungut hitung. Sementara dalam dugaan yang dilaporkan tersebut, Wardjono tidak sedang kampanye.

“Yang membagikan uang itu adalah istri Bapak Wardjono. Dia bukan peserta pemilu dan bukan tim kampanye yang terdaftar. Hal inilah kemudian dugaan tersebut tidak mengarah pada pelanggaran pemilu,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Khalisah yang merupakan salah satu peserta arisan melaporkan dugaan politik uang tersebut ke Bawaslu Kabupaten Pati pada Jumat (5/4/2019) lalu. Dalam laporannya, dia mengaku ada tim sukses salah satu caleg PKS yang membagikan uang dengan cara disumpah untuk memilih caleg tertentu.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.