MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

6 Petugas KPPS di Kudus Dirawat di Rumah Sakit, Satu Melahirkan Prematur

0 136

MURIANEWS.com, Kudus – Enam anggota KPPS di Kabupaten Kudus terpaksa dirawat di rumah sakit usai menjalankan tugasnya di Pemilu 2019. Satu di antaranya bahkan ada yang melahirkan secara prematur saat bertugas melakukan rekapitulasi suara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus Naily Syarifah membenarkan ada enam anggota KPPS di Kudus yang harus dirawat di rumah sakit. Mereka rata-rata mengalami kelelahan.

”Dari enam itu, ada satu petugas yang melahirkan secara prematur. Dia bertugas di Kecamatan Mejobo. Kemudian ada satu petugas yang mengalami gejala stroke ringan di Tenggeles Kecamatan Jekulo. Serta empat sisianya karena kelelahan sehingga harus dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Hanya saja, Naily enggan menyebutkan nama-nama petugas tersebut. Namun, ia mengakui kelelahan hingga masuk rumah sakit itu karena kondisi fisik petugas berbeda-beda. Apalagi, tahapan rekapitulasi suara kali ini semua petugas dipaksa kerja keras.

“Yang pasti lelah fisik dan lelah mental. Apalagi, tak jarang mereka harus mendapatkan protes dari saksi. Sehingga mereka terkuras fisik dan pikirannya,” jelasnya.

Naily menambakan, untuk tahapan rekapitulasi sudah dimulai sejak tanggal 19 April 2019 di masing-masing kecamatan. Dijadwalkan rekap tersebut selesai selama 10 hari.

“Untuk tahapan rekap tanggal 18-28 April 2019 di tingkat kecamatan. Hanya, teman-teman yang bertugas di lapangan baru bisa mulai tanggal 19 April 2019,” jelasnya.

Meskipun demikian, ia mengaku sudah berkeja sama dengan Dinas Kesehatan. Menurutnya, Dinas Kesehatan sudah berkoordinasi untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada para petugas KPPS.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.