Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ning Sri, Sosok Kartini Inspiratif dari Pati

0 6.404

MURIANEWS.com, Pati – Perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam hak perempuan untuk dapat belajar dan berkarya kini membuahkan hasil manis untuk para wanita Indonesia. Banyak sekali wanita-wanita Indonesia yang bisa mendapatkan pendidikan yang tinggi dan berkarya sesuai dengan keinginan mereka.

Di Bumi Mina Tani, ada sosok wanita tangguh yang bekerja sebagai pengusaha penggilingan batu, yang identik dengan pekerjaan laki laki, dengan karyawan laki-laki mencapai ratusan orang.

Dia adalah Sri Handayani. Ia merupakan satu-satunya wanita yang terjun di usaha penggilingan batu di daerahnya. Wanita yang akrab disapa Ning Sri ini dikenal sebagai sosok wanita tangguh dan patut disebut “Kartini Masa Kini”.

 

Berawal dari kejelian dan keberaniannya melihat potensi lokal, wanita asal Desa Sumberejo, Kecamatan Gunungwungkal yang saat ini sedang menyelesaikan studi doktoral dari Fakultas Ekonomi Undip Semarang ini akhirnya sukses berbisnis penggilingan batu.

Menurut wanita kelahiran 1 Oktober 1979 ini, dari kecil semua keluarga dan saudara-saudaranya memang sudah menekuni usaha pengolahan batu. Pasalnya, di tanah kelahirannya, Gunungwungkal, terkenal sebagai penghasil batu.

Ning Sri membaca buku di tengah kesibukannya sebagai pengusaha giling batu. (MURIANEWS.com/Cholis Anwar)

“Tahun 2006, saya mulai merintis usaha penggilingan batu di wilayah desa saya. Lama bergelut di tanah kelahiran, mulai tahun 2011 saya mulai ekspansi usaha di Gringsing, Kabupaten Batang. Kemudian mendirikan lagi di Sayung, Demak dan ada satu lagi yang baru di Kabupaten Jepara,” jelas wanita yang lahir bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila itu.

Sri Handayani mengaku terinspirasi dengan sosok Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menurutnya, mereka adalah sosok yang disiplin dan berani mengambil resiko menjalani apa yang menjadi mimpinya.

Untuk menjalani usaha penggilingan batu, tak semudah apa yang dilihat seperti saat ini. Dikatakan, banyak suka dukanya dalam menggeluti dunia usaha yang lekat dengan pekerjaan laki-laki ini.

“Sebagai pengusaha batu yang mengurusi usaha dengan mayoritas karyawannya laki laki, saya tetap harus bisa mengatur semuanya. Saya juga biasa turun di lapangan sendiri. Bahkan kalua lagi over produksi, habis Salat Subuh saya sampai menjadi operator pengilingan batu sendiri, mengatur sopir tronton. Jika perlu, saya sampai menjadi sopir loader (alat berat),” jelas Ning Sri.

Untuk mencapai kesetaraan dengan laki laki dalam hal pekerjaan yang ditekuninya saat ini, sri handayani mengaku harus banyak berkorban untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Mulai dari pengorbanan waktu untuk keluarga, karena semua hidupnya dihabiskan untuk bekerja dan bekerja, bahkan untuk istirahat itupun secukupnya saja.

“R.A Kartini adalah tokoh yang sangat menginspirasi. Dengan semangat Kartini, perempuan itu harus berani bermimpi untuk melakukan apapun. Karena tidak ada yang mudah untuk mencapai sesuatu yang kita cita-citakan. Tetapi dengan bekerja keras, ditekuni, pasti apa yang diinginkan akan tercapai,” tutup Sri.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.