MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Caleg di Sragen yang Tewas Dibunuh Sehari Sebelum Coblosan Ternyata Tetap Dapat Suara

0 1.100

MURIANEWS.com, Wonogiri – Caleg petahan DPRD Sragen, Sugimin yang ditemukan tewas di Wonogiri sehari sebelum coblosan, ternyata tetap mendapatkan suara dalam Pemilu 2019 Rabu (17/4/2019). Penghitungan suara sementara, setidaknya caleg Partai Golkar ini telah mendapatkan 20 suara.

Sugimin yang meninggal pada H-1 pencoblosan, Selasa (16/4/2019) lalu menempati nomor urut 10 di Dapil 1 yakni Sragen, Masaran dan Sidoharjo. Perolehan suara Sugimin yang diketahui meninggal karena diracun seorang perempuan itu kemungkinan masih terus bertambah, lantaran proses penghitungan belum rampung.

Dikutip dari Solopos.com, tak hanya Sugimin, caleg dari PDI Perjuangan yang sudah meninggal dunia, Sutrisno, juga tetap ada yang memilih saat pemilu. Padahal Sugimin yang tercatat sebagai caleg i Dapil 4 yakni Mondokan, Sukodono, Gesi, Tangen dan Jenar itu telah meninggal dunia cukup lama, yakni 13 Desember 2019 lalu.

Bahkan suara sementara yang didapat Sutrisno cukup banyak, yakni mencapai 104 suara. Kemungkinan suaranya juga masih akan bertambah.

Diberitakan sebelumnya, Sugimin yang saat ini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Sragen ditemukan tak bernyawa di daerah Wonogiri. Dari hasil pemeriksaan polisi, Sugimin meninggal karena diracun.

Pelakunya seorang wanita berinisial N, yang punya hubungan dengan korban. Pelaku diketahui seorang dosen di sebuah perguruan tinggi dan merupakan seorang pengusaha konveksi.

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditiya Mulya Ramdani menyatakan, pelaku sudah ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka.Motif pembunuhan diduga kuat karena sakit hati. Namun tidak dijelaskan secara jelas, penyebab sakit hati itu. “Si terduga pelaku atau N ini motifnya sakit hati terhadap korban” ujar Aditya.

Baca juga:

Kepolisian memastikan kematian almarhum Sugimin, murni pembunuhan berencana dengan cara diracun.

Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati menambahkan, pihaknya mendapat petunjuk jika korban pembunuhan dari hasil sementara autopsi beberapa organ dalam korban.

“Organ tubuh apa saja, belum bisa kami sebutkan, pokoknya kejanggalan dan dari keterangan tersangka. Tim penyidik kami pun mengungkap pembunuh korban adalah N dan statusnya kami tingkatkan menjadi tersangka,” terangnya.

Saat ini tersangka N sudah ditahan pihak kepolisian dan untuk sementara waktu kita titipkan dulu di Rutan Wonogiri setempat, karena tersangka perempuan. Tidak bisa dicampurkan dengan tersangka laki-laki dari kasus lain.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Solopos.com, Tribratanews Polda Jateng

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.