MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Anggota DPRD Sragen Tewas Karena 3 Kali Diracun Seorang Wanita

0 2.108

MURIANEWS.com, Sragen – Misteri meninggalnya Anggota DPRD Sragen, Sugimin (52) yang ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan di daerah Wonogiri terkuak. Ternyata, politisi Partai Golkar itu tewas karena dibunuh.

Legislator yang kembali maju mencalonkan diri itu diduga kuat dibunuh dengan cara diracun. Pelakunya adalah seorang wanita berinisial N (30). Pelaku merupakan rekan bisnis korban, dan saat ini sudah diamankan polisi.

“Wanita berinisial N itu meracun korban sampai tiga kali dengan cara memasukkan racun tikus ke kapsul obat diare,” kata Kompol Aidil Fitri Syah Wakapolres Wonogiri, Kamis (18/4/2019).

Ia juga menyebut, jika dari hasil keterangan pelaku ternyata, korban sempat dibawa muter-muter menggunakan mobil. Setelah diketahui tak sadar baru dibawa ke RSUD Wonogiri.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Aditya Mulya memastikan, jika pembunuhan ini bukan bermotif politik. Melainkan masalah dendam pribadi.

Baca: Anggota DPRD Sragen Meninggal di Pinggir Jalan, Mobil dan HP Hilang

Seperti diketahui korban merupakan caleg dari Partai Golkar untuk DPRD Sragen. Ia ditemukan meninggal dunia sehari sebelum coblosan.

Ia juga menyebut, perempuan itu mengaku membunuh korban dengan cara memasukkan racun tikus ke dalam kapsul obat diare yang biasa diminum korban. ”Dia sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” terangnya.

Sebelumnya, polisi mencurigai kematian korban karena ada yang janggal. Kejanggalan itu, lanjut dia, terlihat saat diperiksa dokter, pupil mata korban mengecil. Hal ini, menurut dia, mengindikasikan adanya reaksi racun pada tubuh korban.

Awalnya, polisi menduga korban tewas karena overdosis, namun belum mengetahui overdosis karena obat apa. Dengan pengakuan tersangka baru diketahui ternyata karena racun tikus.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.