MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bawaslu dan KPU Putuskan Coblosan di TPS 16 Desa Welahan Jepara Diulang

0 3.520

MURIANEWS.com, Jepara – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jepara akhirnya memberikan rekomendasi agar pemungutan suara Pemilu 2019 di TPS 16 Desa Welahan diulang. Pemungutan Suara Ulang (PSU) direkomendasikan ke KPU Jepara, setelah dilakukan pembahasan secara mendalam.

Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko, Rabu (17/4/2019)menyatakan, pihaknya sudah mempelajari persoalan yang terjadi di TPS 16 Welahan tersebut. Berdasarkan pendalaman, ada beberapa hal yang akhirnya menjadi alasan direkomendasikannya PSU.

Pertama, di TPS 16 Welahan, pihak yang bertindak sebagai ketua KPPS diketahui tidak memiliki kewenangan untuk menandatangani surat suara.

KPPS TPS 16 Welahan sesuai dengan SK KPU seharusnya orang yang bernama Heri Setiawan. Namun dalam kejadian ini, yang menandatangani adalah Sukardi, yang merupakan ayah dari Heri Setiawan.

Sukardi sendiri tidak memiliki SK sebagai anggota KPPS ataupun ketua KPPS. Sehingga surat suara yang ditandatangani oleh Sukardi tidak sah. Sesuai dengan Pasal 372 ayat 2 huruf C UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, dalam kejadian ini surat suara yang digunakan dianggap rusak dan tidak sah.

“Untuk itu, setelah mendalami persoalannya di TPS 16 Welahan, maka kami Bawaslu Jepara akhirnya memberikan rekomendasi untuk dilakukan PSU. Selanjutnya kami sampaikan ke KPU Jepara untuk menyikapinya,” ujar Sujiantoko.

Sementara itu, Komisioner KPU Jepara, Muhammadun menyatakan pihaknya menghormati rekomendasi yang disampaikan Bawaslu. Setelah menggelar rapat dan meminta keterangan dari semua yang terlibat, pihaknya juga memutuskan untuk menggelar PSU di TPS 16 Desa Welahan.

Baca: Gara-gara KPPS Diganti Sang Ayah, Coblosan di TPS 16 Desa Welahan Jepara Berpotensi Diulang

Rencananya, PSU akan dilaksanakan pada Sabtu (20/4/2019) dimulai dengan proses pengiriman formulir C-6 (undangan) kepada pemilih yang terdaftar di TPS tersebut.

Di TPS ini ada 261 pemilih yang terdaftar. Pada pemungutan suara yang sudah sempat dilakukan sebanyak 213 pemilih hadir memberikan hak suaranya.

“Kami akan laksanakan rekomendasi tersebut. Kami akan segera melakukan proses pengiriman formulir C-6 secepatnya. Sedangkan pemungutan suara akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 April 2019,” ujar Muhammadun.

Sesuai dengan regulasi yang ada, PSU bisa dilaksanakan paling lambat 10 hari sejak hari pemungutan suara serentak dilaksanakan. Kejadian PSU di Kabupaten Jepara dipastikan hanya terjadi di TPS 16 Desa Welahan. Sedangkan di TPS lainnya sudah berhasil dilaksanakan dengan baik.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.