MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gara-gara KPPS Diganti Sang Ayah, Coblosan di TPS 16 Desa Welahan Jepara Berpotensi Diulang

0 1.476

MURIANEWS.com, Jepara – Proses pemungutan suara Pemilu 2019 di TPS 16 Welahan, Jepara, mengalami persoalan. Sejumlah pihak mempertanyakan keabsahan proses pemungutan yang sudah dilakukan di sana.

Persoalan yang muncul adalah menyangkut keberadaan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 16 Welahan tersebut. Diketahui, Ketua KPPS yang seharusnya dijabat oleh Heru Setyawan dalam pelaksanaannya diambil alih oleh Sukardi yang tidak lain adalah ayahnya sendiri.

Heri Setyawan sendiri sesuai informasi yang berhasil dihimpun MURIANEWS.com, dilantik pada 27 Maret 2019 lalu, dan sudah mengikuti Bimtek pertama yang digelar KPU Jepara. Namun pada kegiatan Bimtek kedua, dirinya sudah diwakili sang ayah Sukardi.

Heri Setyawan dikabarkan pergi ke Kupang untuk urusan pekerjaan. Rencananya, Heri Setyawan akan pulang pada Hari H pencoblosan. Namun ternyata dirinya kehabisan tiket transportasi, sehingga tugasnya sebagai Ketua KPPS akhirnya digantikan oleh Sukardi.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko membenarkannya. Pihaknya sampai sekitar jam 16.00 WIB (saat berita ini dikirim) masih melakukan investigasi mengenai kasus ini.

Pihaknya bersama Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pemilu Jepara, masih melakukan upaya pengkajian masalahnya.

Sujiantoko juga menyatakan akan segera mengambil keputusan terkait hal ini. Menurutnya, dalam kasus ini memang berpotensi dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Namun demikian, pihaknya belum berani memastikan, karena semua masih dalam proses pengkajian.

“Soal ini kami masih mendalaminya. Belum ada rekomendasi yang kami sampaikan untuk KPU Jepara dalam hal ini. Apakah akan ada rekomendasi pemungutan suara ulang atau tidak, belum kami putuskan. Ditunggu saja,” ujar Sujiantoko.

Sementara Komisioner KPU Muhammadun menyatakan, pihaknya dalam posisi menunggu rekomendasi dari Bawaslu Jepara.

Baca: Bawaslu dan KPU Putuskan Coblosan di TPS 16 Desa Welahan Jepara Diulang

Meski demikian pihaknya juga masih dalam proses pendalaman terkait kejadian ini. Ketua KPPS dan anggota KPPS di TPS 16 Welahan, akan dipanggil untuk diminta penjelasannya.

Pihaknya juga mengaku belum mengetahui persis apa motif dari penggantian posisi ketua KPPS ini. Dari laporan yang diterimanya, pihaknya memastikan secara substansi tidak ada pihak manapun yang dirugikan.

“Kami tentu saja menunggu rekomendasi dari Bawaslu terkait hal ini. Kami berharap paling lambat jam 18.00 WIB petang ini, sudah mendapatkan rekomendasi dari Bawaslu, sehingga bisa segera mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu. Itu saja,” pungkasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.