MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Coblosan di Jepara, Rata-rata Pemilih Antre Sejam

0 60

MURIANEWS.com, Jepara – Pemungutan suara Pemilu 2019 di Kabupaten Jepara berlangsung lancar dan damai, Rabu (17/4/2019). Masyarakat Jepara tampaknya memiliki keinginan besar untuk bisa menyalurkan hak suaranya.

Hal ini dibuktikan dengan penuhnya TPS-TPS yang ada di penjuru wilayah Jepara. PuncakPuncak padatnya pemilih terjadi mulai pada kisaran jam 09.30 WIB.

Sehingga menimbulkan antrean di banyak TPS yang ada. Masyarakat dengan tertib mendaftarkan dirinya dengan menyerahkan undangan C-6 dan mulai mengantre untuk mencoblos pilihannya.

Misalnya di TPS 09 Desa Kuwasen, Jepara, antrean yang terjadi berlangsung sampai 1 jam-an. Meski demikian warga tetap dengan sabar menunggu di ruang tunggu yang sudah disediakan.

Dengan jumlah bilik suara sebanyak 5 buah, antrean tetap terjadi, karena warga datang pada saat hampir bersamaan. Di TPS ini ada 299 pemilih yang terdaftar, meliputi warga dari 4 RT.

“Antrean terjadi karena warga datang pada saat bersamaan, mulai sekitar jam 09.00-an. Tapi pelaksanaan bisa berlangsung dengan tertib,” ujar Agung Pramudayanto, anggota KPPS 09 Kuwasen.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Hisyam Zamroni, warga Tahunan Jepara. Ia harus mengantre kurang lebih 1 jam, saat akan memberikan hak suaranya di TPS 7 Desa Tahunan.

Warga banyak memilih datang pada jam yang sama, sekitar jam 09.00 WIB, sehingga antrean tidak dapat dihindarkan.

“Meski antre, saya tetap ingin memberikan hak suara. Semua demi kebaikan bangsa dan negara. Sekitar 1 jam-an kami bersama keluarga harus antri. Tapi ndak apa-apa,” ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di TPS 01 Mulyoharjo. Antrean yang terjadi juga berlangsung sekitar 1 jam untuk setiap pemilik suara. Hal ini seperti disampaikan oleh Alip Sutarto, warga Desa Mulyoharjo yang mencoblos di TPS 01 Mulyoharjo. Bersama keluarganya, Alip tetap sabar mengantre sebelum mencoblos pilihannya.

Sementara itu, KPU Jepara melalui Komisionernya Muhammadun mengakui adanya antrean tersebut. Namun dari pantauan pihaknya, antrean tersebut sejauh ini tidak menimbulkan masasalah berarti.

Antrean terjadi karena memang warga banyak yang datang secara bersamaan pada waktu yang hampir bersamaan. Sedangkan faktor lainnya, dengan jumlah 5 surat suara, setiap warga memang membutuhkan waktu dalam mencoblos pilihannya.

“Memang terjadi antrean di banyak TPS. Tapi sejauh ini belum ada masalah yang terjadi. Warga pemilih kami pantau tetap tertib dan bersemangat memberikan hak suaranya,” terangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.