MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jateng Berpotensi Kembangkan Wisata Halal Tingkat Dunia

0 50

MURIANEWS.com, Semarang – Wilayah di Jawa Tengah disebut punya potensi kuat untuk mengembangkan kawasan wisata halal tingkat dunia. Ini diperkuat dengan peninggalan historis penyebar Islam di Jawa, yakni Walisongo yang tersebar di berbagai daerah di provinsi ini.

Terlebih Pemprov Jateng beberapa waktu lalu juga mendapat penghargaan sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan 2019. Ini dikatakan founder Halal Network Internasional Wisnu Wijaya Adi Putra, di Semarang Selasa (16/4/2019).

Menurut Wisnu jejak historis penyebaran Islam oleh Walisongo membuat situs-situs peninggalan sejarah yang masih ada saat ini berpotensi menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Ia mencontohkan, kawasan Masjid Demak dan makam Sunan Kalijaga di Demak. Serta makam Sunan Kudus dan Sunan Muria di Kudus yang sering didatangi para peziarah dari seluruh pelosok negeri.

”Semuanya memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi wisata halal tingkat dunia. Apalagi Jateng beberapa waktu lalu mendapat penghargaan Destinasi Wisata Halal Unggulan 2019,” katanya dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS.com.

Meski demikian, ia menyoroti jika selama ini yang datang ke kawasan tersebut hanyalah masyarakat lokal dan minim sekali pelancong dari mancanegara.

Ia mendasarkan dari data BPS Jateng, yang mencatat pada akhir November 2018 lalu jumlah wisatawan mancanegara hanya berada di kisaran 20.983 orang. Data itu baru secara umum belum termasuk kunjungan ke kawasan wisata religi di Jawa Tengah.

Untuk itu Wisnu berharap pemerintah setempat mampu mengembangkan wisata halal yang sudah ada agar menarik wisatawan mancanegara.

“Setiap destinasi memiliki kekhasan dan kearifan lokal yang dapat dikembangkan seperti kulinernya, jejak historisnya, fasilitas yang nyaman dan ramah serta berbagai hal lainnya” kata pria kelahiran Mugas Semarang ini.

Dalam pengembangan wisata halal di Jawa Tengah menurut wisnu harus memperhatikan 8 kunci memajukan kawasan wisata dan  empat hal startegis. Delapan hal tersebut antara lain komponen layanan pengurusan, konektivitas transportasi udara, infrastruktur transportasi serta akses internet.

“Jawa Tengah sekarang memiliki bandara baru yang sangat memungkinkan menarik wisatawan lokal datang. Ditambah lagi dengan beberapa titik wisata infrastruktur sudah semakin membaik, yang perlu ditambah adalah koneksi internet di beberapa wilayah,” jelas Wisnu.

Wisnu pun berharap Jawa Tengah sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Tanah Air dapat menjadi daerah tujuan wisata halal di Asia pada lima tahun mendatang.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.