MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Terendam Banjir, Puluhan Hektare Sawah di Pati Kembali Gagal Tanam

0 279

MURIANEWS.com, Pati – Banjir yang terjadi di Desa Sunggingwarno, Kecamatan Gabus, Pati, selain menggenangi rumah-rumah warga juga menenggelamkan puluhan hektare sawah. Akibatnya, bibit padi yang baru ditanam sepekan ini, harus gagal tanam.

Perangkat Desa Sunggingwarno, Muhammad Jalal mengatakan, setidaknya ada 40 hektare sawah yang terendam banjir. Sementara untuk ketinggian air mencapai satu meter.

“Kalau tinggi air di perkampungan kurang lebih 40 sentimeter. Kalau di areal persawahan satu meter,” katanya, Selasa (16/4/2019).

Diperkirakan, untuk sawah yang gagal panen tersebut mengalami kerugian hingga Rp 200 juta. Estimasinya per satu hektare sawah kerugiannya mencapai Rp 5 juta.

Jalal menambahkan, selama 2019 petani di daerahnya telah dua kali mengalami gagal panen. Pertama adalah pada pertengahan Maret 2019 dan pada pertengahan April 2019 ini.

“Petani banyak yang mengeluh. Tapi bagaimana lagi, biasanya air surut dalam waktu lima hingga tujuh hari. Tapi kalau ada hujan, genangan justru malah tambah tinggi,” ungkap Jalal.

Padahal, lanjutnya, pertanian adalah mata pencaharian mayoritas warga Sunggingwarno. Apabila terjadi banjir, mutlak aktivitas warga hanya membersihkan rumah sembari menunggu genangan air di sawah surut.

Dia juga mengaku, sebelumnya pihak desa sudah melakukan pengerukan di sungai yang berada di sekeliling desa setempat. Tetapi ketika ada banjir kiriman dari areal pegunungan, terutama dari Pucakwangi dan Sukolilo, air tetap meluap ke perkampungan. Sebab, rata-rata banjir disertai lumpur.

“Kalau banjir disertai lumpur, kan perlahan sungai mengalami pendangkalan lagi. Kemudian air meluap lagi. Yang terjadi di sini (Sunggingwarno) memang seperti itu,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.