Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Amankan Pemilu, 8 Polres Diberi Tambahan Kekuatan dari Polda Jateng

0 116

MURIANEWS.com, Semarang – Polda Jawa Tengah mengerahkan tambahan personel untuk disebar ke sejumlah polres di Provinsi Jateng, guna mengamankan pelaksanaan Pemilu 2019. Jumlah personel tambahan yang dikerahkan mencapai 1.576 orang.

Ribuan personel ini dikerahkan ke polres masing-masing mulai Senin (15/4/2019). Mereka akan disebar ke delapan polres. Yakni  Polres Cilacap, Polres Grobogan, Polres Brebes, Polres Pemalang, Polres Magelang, Polres Batang, Polres Tegal dan Polres Kendal.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, ribuan personel tersebut berasal dari personel Mapolda Jateng, Akpol dan Pusdik Binmas.

“Para personel ini akan digeser ke wilayah Polda Jateng yang butuh penambahan perkuatan pengamanan,” katanya di sela-sela apel pergeseran pasukan, Senin (15/4/2019).

Selain itu juga ada personel dari Brimob Polda Jateng. Jumlah personelnya sebanyak 30 orang akan bergabung dengan TNI untuk melakukan patroli.

“Kami juga melibatka polwan Mapolda Jateng untuk melakukan patroli dialogis,” ujarnya.

Kapolda Jateng menambahkan, total personel yang dikerahkan Polri untuk melakukan pengamanan pemilu di Jateng mencapai 23 ribu orang. Jumlah itu masih ditambah dengan kekuatan dari TNI yang mencapai 14 ribu personel.

“Jadi, untuk pengamanan TPS di Jateng akan melibatkan 27 ribu personel TNI-Polri. Selain itu juga akan dibantu oleh 300 ribu lebih Linmas,” terangnya.

Dengan jumlah personel dari Polri yang dikerahkan ini nantinya, setiap polisi akan mengamankan 10-15 TPS. Jumlah TPS ini menyesuaikan dengan karakteristik di tiap-tiap daerah dan TPS.

Kapolda Jateng juga berpesan kepada seluruh personel pengamanan untuk melaksanakan tugas secara profesional. Ia mengingatkan, pencoblosan tanggal 17 April 2019 mulai pukul 07.00 WIB selesai jam 13.00 WIB.

”Namun jika di TPS masih banyak yang mengantre dan sudah mendaftar tetap masih harus dilayani. Semakin banyak yang menggunakan hak pilihnya, tingkat demokrasinya semakin baik,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.