MURIANEWS.com
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Militer Laut Ratu Kalinyamat Bikin Jepara jadi Penjaga Maritim Nusantara

0 149

MURIANEWS.com, Jepara – Kepemimpinan Ratu Kalinyamat disebut mampu membawa Jepara mencapai masa keemasan. Kekuatan militer Jepara juga disegani, hingga mampu menjadi penjaga maritim Nusantara.

Bahkan Ratu Kalinyamat disebut sebagai pemimpin perempuan yang mampu mendobrak tradisi pada zamannya. Lestari Moerdijat, Pimpinan Yayasan Dharma Bhakti Lestari menyebut, jika perempuan sebagai pemimpin dan kepala pemerintahan merupakan langkah besar yang dilakukan dalam kehidupan Islam dan Nusantara.

“Apalagi sejarah Islam mencatat seperti Ratu Syajaratuddur dalam Dinasti Mamalik (Mamluk) yang menjadi pemimpin perempuan di Mesir. Bahkan Al-Quran melegitimasi keabsahan pemimpin perempuan seperti Ratu Bilqis sebagai pemimpin yang adil, bijaksana, dan bertanggung jawab penuh di negeri Saba yang termasuk wilayah Yaman semasa zaman Nabi Sulaiman AS,” katanya, Minggu (14/4/2019).

Ia menyebut, tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan dan pemilihan Ratu Kalinyamat sebagai pemimpin perempuan di daerah pesisir pantai Jawa bagian utara bukan hanya semata-mata karena Kalinyamat adalah putri Raja Demak, Sultan Trenggana, dan cucu perempuan dari pendiri Kerajaan Demak, Raden Patah.

Penempatan Ratu Kalinyamat sebagai pemimpin Jepara lebih didasarkan karena kemampuan dan keahliannya dalam bidang perdagangan, militer, kelautan dan budaya (ukir). Sehingga Ratu Kalinyamat mampu membawa Jepara ke puncak kejayaan.

Pasalnya, pada masa Ratu Kalinyamat, Jepara menjadi pusat perdagangan ekspor-impor. Implikasinya terlihat dari pembangunan pelabuhan utama dan pelabuhan pendukung di sekitar Jepara.

“Armada militer di laut yang kuat masa kepemimpinan Ratu Kalinyamat mampu menjaga jalur-jalur pelayaran utama di Nusantara seperti di Selat Sunda, Selat Malaka, Selat Kalimantan, Selat Makasar dan Selat Maluku,” ujarnya.

Ia menyebut, kekuatan armada lautnya cukup disegani oleh kerajaan-kerajaan sekitarnya yang menjadi sahabat Ratu Kalinyamat. Sehingga pada saat wilayah Malaka diduduki oleh Portugis, Ratu Kalinyamat tidak sungkan-sungkan membantu Sultan Johor dan Sultan Aceh dengan prinsip mempertahankan dan mengamankan jalur pelayaran untuk perdagangan Nusantara.

Baca juga: 

Catatan sejarah yang dipersiapkan Tim Naskah Akademik untuk mengusulkan gelar pahlawan nasional memperlihatkan bahwa bagi Ratu Kalinyamat, laut adalah pemersatu Nusantara dan penhubung antar kerajaan. Sehingga perlu dijaga keamanan dan dipertahankan keberlangsungannya.

“Sebagai penerus Pati Unus, Ratu Kalinyamat memperluas kapal Jong yang mampu mengangkut barang dan manusia dalam kapasitas besar,” terangnya.

Langkah ini dilakukan, lantaran Ratu Kalinyamat menyakini bahwa Nusantara adalah negara maritim. Oleh karenanya, keberadaan jalur-jalur pelayaran utama seperti di Selat Sunda, Selat Malaka, Selat Kalimantan, Selat Makasar dan Selat Maluku harus dijaga dan dipertajankan. Dan terbukti masih bertahan sampai sekarang.

Lestari Moerdijat menambahkan, Jepara telah populer sebagai pusat budaya ukir Nusantara semasa Ratu Kalinyamat. Catatan sejarah memperlihatkan ukiran Jepara bermula dari Masjid Mantingan yang notabene berdiri di masa Ratu Kalinyamat memimpin Jepara.

“Sehingga sampai saat ini Masjid Mantingan dan ukiran-ukirannya menjadi rujukan akademis bidang budaya dan seni yang empiris,” terangnya.

Terlebih, pengembangan ukiran Jepara ternyata menyentuh dalam berbagai cabang seni lainnya seperti seni tari, seni drama, seni lukis, dan seni batik khas Jepara. Sampai saat ini ekspor ukiran asal Jepara tetap menjadi primadona bagi penggemar dan pencinta seni.

Diberitakan sebelumnya, tim Yayasan Dharma Bhakti Lestari tengah menyusun naskah akademik dan riwayat Ratu Kalinyamat untuk diusulkan mendapat gelar pahlawan nasional.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

United Futsal Pc

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.