Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puncak Kemacetan Tanggulangin Diprediksi Terjadi Akhir April

0 259

MURIANEWS.com, Kudus – Kemacetan di seputaran proyek pembangunan Jembatan Tanggulangin atau Jembatan Kolonel Sunandar Tiga dipastikan berlanjut. Puncak kemacetan diprediksi terjadi pada akhir April. Pasalnya, pada waktu tersebut progres pembangunan akan menyentuh pengecoran pada lantai jembatan.

Tedi Rahman Humas PT Duta Mas Indah selaku kontraktor pembangun menjelaskan, kemacetan dimungkinkan terjadi karena pengecoran lantai akan menggunakan dua mesin pompa cor yang di tempatkan pada Jembatan Tanggulangin Dua. Praktis penumpukan kendaraan baik dari arah Kudus maupun Demak sangat mungkin terjadi karena harus bergantian melewati Jembatan Tanggulangin Satu.

“Kalau sebelumnya karena pemasangan girder, kini kemacetan akan disebabkan karena adanya pengecoran,” terangnya pada MURIANEWS.com via whatsapp.

Terkait waktu, pengecoran akan memakan waktu setidaknya dua hari. Pengerjaan awal ditargetkan akan dimulai pada 24 April mendatang dan usai pada tanggal setelahnya yakni pada 25 April.

“Pengecoran akan memakan waktu setidaknya dua hari dan tidak boleh terputus,” lanjutnya.

Penumpukan kendaraan dari arah Demak mulai terjadi di Jalan Kudus-Demak karena proyek pembangunan jembatan Tanggulangin. (MURIANEWS.com/Anggara Jiwandhana)

Pengecoran sebenarnya telah dilakukan secara bertahap. Tahap awal sendiri telah dimulai dengan  pengecoran pada sisi pelebaran jalan penunjang orpit arah dari Demak menuju tiang pancang awal. Sedang tahap selanjutnya adalah pengecoran pada lantai jembatan.

“Tahap awal sudah dimulai kemarin dan tinggal pengerasan,” kata Tedi.

Terkait hal ini, Tedi kembali meminta kesabaran dari para pengguna jalan yang melewati seputaran proyek pembangunan. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan pihaknya dengan harapan penumpukan kendaraan tidak terlampau parah.

Contra flow akan terus diterapkan untuk mengurai kemacetan,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pembangunan jembatan berpanjang 650 meter tersebut terus dikebut. Pasalnya, pihak kontraktor dituntut menyelesaikan tugasnya hingga H-14 Lebaran. Open traffic pada jembatan juga telah ditentukan. Yakni pada awal Mei mendatang.

Saluran air atau gorong-gorong sepanjang 279 meter juga telah selesai dibangun. Saluran ditempatkan pada sisi kiri jalan Demak menuju Kudus dan sebaliknya. Pelebaran jalan untuk penunjang orpit atau titik awal jembatan juga sedang dalam proses.

Pelebaran akan ditambah sekitar 2,75 meter. Dari arah Demak ke Kudus yang saat ini mempunyai lebar 7 meter, akan ditambah menjadi 9,75 meter. Pun sebaliknya. Mengingat lebar jembatan memiliki lebar 170 meter.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.