Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Harga Bawang Merah di Pati Mendadak Melonjak Tinggi

MURIANEWS.com, Pati – Harga bawang merah di Pati dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan. Tak tanggung-tanggung, kenaikannya cukup tinggi, dan kini di pasaran mencapai Rp 40 ribu per kilogram.

Harga itu untuk bawang ukuran besar. Sementara untuk ukuran standar mencapai Rp 34 ribu perkilogramnya.

Salah seorang petani bawang merah asal Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Supriyadi mengakui hal tersebut. Kenaikan terjadi sejak pertengahan Maret 2019 lalu. Hingga saat ini, posisi harga masih di atas standar.

“Kalau dari petani Rp 38 ribu per kilogram. Kalau di pasaran rata-rata dijual dengan harga Rp 40 ribu per kilogram,” katanya, Jumat (12/4/2019).

Terkait penyebab kenaikan harga tersebut, dirinya mengaku tidak tahu secara pasti. Sebab, kenaikan dinilainya tidak bisa berlangsung lama. Hanya pada saat permintaan meningkat, tetapi barangnya minim.

“Kalau saat ini kan barangnya melimpah, harganya juga tinggi. Paling-paling hanya berjalan satu bulan, setelah itu harga kembali normal,” imbuhnya.

Sementara itu, Santoso salah seorang pengepul bawang merah mengatakan, kenaikan ini memang secara spontan dan tanpa diketahui penyebabnya. Mungkin karena selama ini bawang harganya selalu rendah, sehingga ini merupakan keuntungan bagi petani.

“Sebelum kenaikan ini, harganya kan sangat rendah. Per kilogram bahkan hanya Rp 8 ribu, kemudian berangsur naik menjadi Rp 15 ribu dan Rp 24 ribu. Hingga saat ini malah sudah Rp 40 ribu per kilogram,” urainya.

Ia juga memprediksi, kenaikan tidak akan bertahan lama. Dimungkinkan, setelah pemilu berlangsung atau pada akhir April, harga sudah kembali normal.  “Kalau perkiraan saya akhir April sudah normal,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...